Showing posts with label Perawatan & Penanganan. Show all posts
Showing posts with label Perawatan & Penanganan. Show all posts

Saturday, September 2, 2017

Scaling, Cara Ampuh Membersihkan Karang Gigi

Membersihkan Karang Gigi? Haruskah?


Membersihkan karang gigi memang bukanlah hal yang asing saat ini di telinga kita. Banyak orang yang mulai sadar akan dampak buruk karang gigi, sehingga tidak ada kata tidak peduli dengan adanya karang gigi yang menyelimuti gigi.

Kesadaran untuk membersihkan karang gigi memang sangat perlu ditanamkan mulai dari sejak dini. Karena rongga mulut adalah hal yang sangat wajib dijaga kebersihan dan kesehatannya.

Sebelum mengetahui cara membersihkan karang gigi yang optimal, mari kita ketahui sekilas tentang karang gigi.


Karang gigi atau yang disebut kalkulus merupakan sebuah kumpulan plak yang mengandung bakteri yang menempel dan mengeras pada gigi, kebanyakan menempel pada permukaan dalam gigi.

Adanya karang gigi adalah suatu tanda bahwa rongga mulut dalam keadaan tidak terjaga dengan baik kesehatan dan kebersihannya. Mengapa ? Karena karang gigi tersusun dari sisa-sisa makanan yang telah menempel lama pada gigi lalu bercampur bersama air liur dan cairan yang dihasilkan bakteri, lengket dan menempel pada gigi. Karang gigi adalah sarang perkembangbiakan bakteri jahat di rongga mulut.

Hal ini akan memicu munculnya kondisi buruk yang lainnya, seperti gigi berlubang, bau mulut, dan Dampak Buruk Karang Gigi lainnya. Karang gigi yang menumpuk serta dibiarkan dan tidak segera dibersihkan dapat menyerang gusi, yang menimbulkan gusi meradang hingga berdarah dan mengurangi perlekatan gigi di gusi yang menyebabkan gigi menjadi goyang.

Mendeteksi adanya karang gigi mudah saja untuk dilakukan. Dapat dilakukan dengan cara melihat melalui cermin atau merasakannya secara langsung dengan lidah. Raba dengan lidah permukaan gigi baik permukaan dalam maupun luar, apabila terasa halus dan licin, pertanda ada karang yang menutupi gigi.

Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya karang gigi. Namun dari kesemua faktor yang ada, asalnya dari sebuah kebiasaan buruk si pemilik gigi.
Misalnya :
- Merokok
- Jarang menggosok gigi
- Menggosok gigi dengan cara yang salah
- Mengunyah hanya dengan satu sisi
- Tidak peduli akan kebersihan gigi dan mulut
- dll



Bagaimana Cara Membersihkan Karang Gigi ?



Membersihkan karang gigi tidaklah semudah perkataan iklan-iklan yang sering kita lihat dan kita dengar di media-media pengiklan, seperti : hanya dengan berkumur dengan obat A maka karang gigi rontok seluruhnya, dsb.

Karang gigi dapat dihilangkan dan dibersihkan secara tuntas hanya dengan cara skeling/scaling. Skeling adalah treatment untuk membersihkan karang gigi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan seperti dokter gigi.

Dokter gigi memiliki alat khusus untuk membersihkan karang gigi. Dulu menggunakan alat secara manual yang terlihat menyeramkan dan membutuhkan waktu yang lama. Namun sekarang alat yang digunakan adalah scaler. Scaler ini mirip seperti sikat gigi elektrik yang penggunaannya sangat mudah dan tidak terlihat menyeramkan. Meski terlihat simpel namun scaller ampuh membersihkan karang gigi dengan waktu yang singkat.

Tindakan skeling/scaling sangat bekerja dengan baik untuk membersihkan karang gigi, baik karang gigi yang membandel yang telah mengeras bahkan karang gigi yang sudah parah sekalipun. Karena alat yang digunakan dapat menjangkau sampai kepada sela-sela gigi dan celah yang terbentuk antara gigi dan gusi yang disebabkan oleh karang gigi.

Karang gigi dapat saja lepas dengan sendirinya, namun itu tidaklah secara keseluruhan, hanya serpihan saja akibat dari benturan dan gesekan yang terjadi. Karang gigi yang terlepas sendirinya menandakan kondisi karang gigi sangat banyak.

Pasta gigi dan obat kumur bukanlah obat atau bahan untuk membersihkan karang gigi. Namun kedua hal itu sifatnya adalah hanya untuk mencegah timbulnya karang gigi. Tetapi tetap wajib digunakan. Untuk obat kumur gunakanlah dengan tepat agar dapat mecegah karang gigi dengan maksimal. Artikel cara alami mencegah karang gigi, dapat baca di sini <

Setelah karang gigi dibersihkan, efek yang timbul biasanya ada sedikit perdarahan. Akibat dari karang gigi yang telah menginfeksi gusi dan harus dibersihkan. Lalu efek yang dirasakan adalah gigi terasa berlubang. Mengapa?

Terasa berlubang karena lidah sudah dapat merasakan struktur gigi yang sebenarnya. Sebab biasanya lidah meraba permukaan halus dan licin dari karang yang menempel di gigi.

Waktu yang tepat membersihkan karang gigi atau skeling adalah minimal 6 bulan sekali. Ada atau tidak karang gigi, sebenarnya wajib berkunjung ke dokter gigi. Untuk memeriksakan keadaan rongga mulut secara menyeluruh sebelum timbul kelainan yang mengganggu.

Namun, apabila karang gigi anda sudah menumpuk segeralah ke dokter gigi untuk dilakukang skeling, agar tidak memperburuk keadaan rongga mulut.

Friday, June 30, 2017

3 Cara Praktis dan Alami Mencegah Bau Mulut

Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang kurang percaya diri, salah satunya karena bau mulut. Bau mulut atau istilah kedokterannya yaitu halitosis adalah suatu kondisi dimana mulut mengeluarkan napas dengan aroma yang tidak sedap. Memang bukanlah masalah gawat, namun bau mulut dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan diri seseorang ketika berinteraksi dengan orang lain. Tidak mengenal usia bahkan kalangan atas ataupun bawah, semua berpeluang memiliki bau mulut.

Atasi bau mulut

Tentu tidaklah secara tiba-tiba bau mulut itu muncul pada seseorang, pasti sebelum itu ada faktor pemicunya. Pada artikel sebelumnya sudah saya bahas mengenai "Penyebab Utama Bau Mulut". Tidak semata-mata terjadi gangguan pada mulut saja, namun bau mulut dapat pula timbul karena permasalahan yang terjadi pada organ pencernaan dan pernapasan dalam.

Mendeteksi bau mulut


Sebelum kepada cara mengatasi bau mulut, terlebih dahulu pahami cara mengetahui apakah diri anda memiliki napas yang bau atau tidak. Mungkin anda pernah mencoba menghembuskan napas pada telapak tangan lalu menghirupnya, tinggalkan! itu cara yang salah.

Untuk memastikan bau atau tidak napas dari mulut anda, lakukan cara berikut :

> Jilat telapak tangan anda, lalu tunggu hingga air liur mengering.
> Setelah kering, barulah anda coba hirup atau cium aromanya.

Cara alami mencegah bau mulut


Bau mulut tidak akan timbul kuncinya adalah tetap menjaga kesehatan tubuh dan kebersihan rongga mulut. Namun tidaklah mudah untuk melakukan dua hal itu. Maka dari itu, agar bau mulut tidak hinggap pada kita, atau bahkan sedang mengalami bau mulut dan ingin menghilangkannya, saya akan membagikan beberapa tips alami serta mudah untuk dilakukan dan ampuh untuk mengatasi permasalahan bau mulut.

A. Menjaga secara optimal kebersihan rongga mulut.


Selama ini bila membersihkan mulut dengan asal-asalan dan menyikat gigi kalau ingat, hentikan! Jaga kebersihan rongga mulut dengan cara :

1. Gosok gigi minimal dua kali sehari dengan tehnik dan cara yang tepat dan aman (klik disini!).

2. Jangan lupa untuk selalu membersihkan lidah setelah menggosok gigi. Selesai menggosok gigi, gosok lidah 1-2 kali saja, dengan catatan bulu sikat mengenai seluruh permukaan lidah.

3. Bila menggunakan gigi palsu, lepas dan bersihkan gigi palsu secara rutin minimal sehari sekali. Agar tidak terjadi penumpukan kotoran pada gigi palsu

4. Cek keadaan gigi dan karang gigi ke dokter minimal 6 bulan sekali. Gigi berlubang dan karang gigi akan menimbulkan bau yang tidak sedap.

B. Hindari makanan dan minuman pemicu bau mulut


Banyak makanan dan minuman yang dapat menimbulkan bau mulut, seperti pete, jengkol, bawang dan masakan-masakan yang memiliki aroma yang menyengat. Begitu juga kurangi dan hindari merokok dan minuman beralkohol.

C. Konsumsi yang sehat


1. Selalu konsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bervitamin yang baik bagi tubuh. Terutama sayur-mayur dan buah-buahan.

2. Minum cukup air putih minimal 8 gelas sehari, agar tubuh tidak sampai kekurangan cairan. Pada saat baru bangun tidur, sangat disarankan minum segelas air putih terlebih dahulu agar bau mulut hilang.

3. Rutin mengunyah permen karet yang rendah gula. Karena permen karet dapat membantu membersihkan mulut dari kotoran. Baca selengkapnya mengenai manfaat permen karet bagi kesehatan gigi di sini.


Itulah 3 tips sederhana dan mudah yang dapat anda terapkan agar bau mulut tidak menjangkiti mulut anda. Apabila saat ini anda mengidap bau mulut, ketahui penyebabnya dan segera atasi bila perlu konsultasikan ke dokter, supaya mendapatkan penangan yang tepat.

Tuesday, June 20, 2017

Makanan Terselip di Sela Gigi ?

Fungsi utama gigi tidak lain adalah untuk mengunyah makanan sebelum masuk ke pencernaan bagian dalam. Sehingga gigi secara tidak langsung mendapat resiko yang kurang baik. Seperti misalnya sisa makanan dapat menempel di permukaan gigi bahkan terselip di sela-sela gigi. Maka tidak jarang mengganggu suasana nikmat ketika mengkonsumsi makanan.

Impaksi makanan

Penyebab makanan terjebak di sela-sela gigi


Gigi yang renggang dan tidak tertata rapi merupakan faktor penyebab makanan dapat terjebak di antara gigi, atau nama lainnya impaksi makanan [Pelajari cara mencegah gigi berantakan]. Selain itu ada juga karena terjadi pergeseran posisi gigi akibat adanya sisa tempat dan turunnya gusi karena resesi gingiva. Makanan dapat juga terjebak pada lubang gigi dan tambalan yang permukaannya tidak rata. Bukan hanya terjadi pada daerah gigi geraham, tapi ada juga kemungkinan terjadi pada gigi-gigi seri. Akibat mendapat tekanan yang kuat, makanan tertekan masuk ke celah yang kosong di antara gigi, sehingga terjebaklah makanan itu. 


Akibatnya


Setelah makanan terjebak di sela-sela gigi, apa akibatnya?
Tentu muncul suatu dampak buruk bagi kesehatan jaringan di sekitarnya. Baik itu gigi maupun gusi. Resiko akan muncul apabila sisa makanan yang terjebak tidak segera dibersihkan atau dihilangkan dari gigi.

1. Resiko bagi gigi


Sisa makanan yang menempel lama karena terjebak adalah penyebab terjadinya karies (lubang gigi). Terjebak di sela-sela gigi menyebabkan sisa makanan susah untuk dibersihkan, sehingga memerlukan perlakuan dan alat khusus. Jika tidak segera dihilangkan, maka bakteri akan mejadikan sisa makanan itu menjadi sarangnya berkembangbiak dan merusak gigi yang menempel dengan sisa makanan itu.


2. Resiko bagi gusi


Sisa makanan yang masuk di sela-sela gigi menyebabkan gusi tertekan, sehingga menimbulkan rasa sakit yang berdenyut pada gusi. Bila tidak segera dibersihkan, gusi akan memerah dan bengkak serta rasa sakit semakin bertambah.


3. Resiko bagi napas


Makanan yang terjebak lama dan tidak kunjung dibersihkan, disukai oleh bakteri jahat di dalam rongga mulut. Aktivitas bakteri pada sisa makanan itu akan menimbulkan berbagai macam zat berbahaya bagi gigi dan menimbulkan bau yang tidak sedap, sehingga dapat menyebabkan timbulnya bau mulut.

Cara membersihkan makanan yang terjebak di sela-sela gigi


Cara yang umum dan paling banyak dijumpai adalah menggunakan tusuk gigi.
STOP!! Hentikan pengunaan tusuk gigi! Baca > disini <

Lalu bagaimana cara yang benar?
"Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengeluarkannya (makanan yang terjebak) adalah dengan menggunakan dentalfloss/benang gigi" kata dr. Debby Phanggestu di forum diskusinya. Dentalfloss dapat dibeli di apotek. Penggunaanya sangat mudah, untuk yang tanpa gagang, lilitkan pada kedua jari telunjuk dengan dipenggang ibu jari. Masukkan dentalfloss pada sela-sela gigi yang terdapat sisa makanan, lalu tarik keluar. Untuk dentalfloss bergagang penggunaannya langsung aplikasikan pada makanan yang terjebak.

Selain itu, membersihkan sisa makanan yang terjebak dapat dilakukak dengan menggosok gigi. Lakukan pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Gosok gigi dengan cara yang tepat dan aman sehingga gigi bersih dari sisa-sisa makanan. 

Thursday, June 15, 2017

Menjaga Napas Tetap Segar saat Berpuasa

Setiap hari dan setiap kali kita berbicara maka aroma napas dari mulut kita akan keluar dan tercium oleh siapa saja yang menghirupnya. Napas yang bau disebabkan oleh berbagai macam faktor yang terjadi di rongga mulut, dapat dibaca pada halaman > ini < . Salah satunya adalah karena rongga mulut dalam keadaan kering akibat dari dehidrasi dan menurunnya produksi air liur.

Napas segar saat puasa


Pada bulan ini, meski menjalankan ibadah puasa, aktifitas tidak terhenti begitu saja. Baik pekerjaan atau kegiatan lainnya tetap berjalan, serta pasti tetap berinteraksi dengan orang lain. Memiliki napas yang segar adalah suatu tanda bahwa kesehatan tubuh tetap terjaga walau sedang menjalankan ibadah puasa. Menjaga napas agar tetap segar merupakan sebuah tantangan bagi setiap orang, baik yang menjalani ibadah puasa ataupun yang tidak.

Cara Menjaga Napas Tetap Segar


Nah, agar keadaan rongga mulut kita dapat tetap terjaga kesehatannya serta aroma napas tetap segar, meski menjalankan ibadah puasa, dapat dilakukan beberapa cara berikut ini :


A. Tetap menjaga tubuh agar tidak dehidrasi.


Dehidrasi timbul karena tubuh kekurangan cairan dan juga berpengaruh terhadap produksi air liur dalam rongga mulut. Agar cairan tubuh tetap terjaga, minumlah air putih minimal 8 gelas sehari. Kementrian Kesehatan RI, merilis waktu-waktu yang tepat dalam mengkonsumsi air saat puasa,
agar 8 gelas sehari dapat tercapai. Yaitu :

1. Minum segelas air selepas bangun sahur
2. Minum segelas air selepas sahur
3. Minum segelas air saat berbuka puasa
4. Minum segelas air selepas sholat maghrib
5. Minum segelas air selepas makan
6. Minum segelas air selepas Sholat isya
7. Minum segelas air selepas Sholat tarawih
8. Minum segelas air sebelum tidur



B. Menggosok gigi


Walaupun menjalani ibadah puasa tetap dan selalu ingat menggosok gigi minimal 2 kali dalam sehari. Agar sisa makanan tidak membusuk di dalam mulut, sehingga menyebabkan napas tidak segar dan terjadinya karies (lubang gigi). Ingat menggosok gigi selepas sahur, dan sebelum tidur. Gunakan pasta gigi yang memiliki kandungan yang dapat memberikan perlindungan bagi gigi lebih lama, seperti pasta gigi sensodyne Hal ini sangat membatu agar napas tetap segar selama menjalani ibadah puasa. Lakukan Cara menggosok gigi yang tepat dan aman.


C. Gunakan mouthwash


Gunakan mouthwash yang tanpa alkohol dan mengandung bahan alami yang aman bagi mulut, baca : Cara memilih obat kumur yang baik. Hindari menggunakan obat kumur yang keras, karena membahayakan kondisi rongga mulut. Gunakan mouthwash setelah menggosok gigi. "Mouthwash sangat membatu napas tetap segar meski sedang berpuasa" kata drg. Sabai Asmaraghrya, dikutip dari jawapostcom.

Wednesday, May 17, 2017

Cara Mudah dan Alami Memutihkan Gigi dengan Jeruk Nipis


Gigi adalah bagian yang paling terlihat saat kita tersenyum dan memiliki nilai estetik yang tinggi. Di kalangan artis saat ini sangat terkenal istilah bleaching atau memutihkan gigi. Memiliki gigi putih tentu merupakan dambaan hampir semua orang. Namun tidak semua orang dapat melakukan bleaching, karena harganya yang begitu tinggi sehingga hanya orang yang berduitlah yang bisa.

Tetapi bagi anda yang ingin memiliki gigi putih tanpa mengeluarkan begitu banyak uang, ada cara mudahnya memutihkan gigi dengan bahan alami, yaitu menggunakan jeruk nipis. Tentu buah ini mudah didapat dan tidak harus mengeluarkan uang yang banyak untuk mendapatkannya.

Kandungan jeruk nipis


Jeruk nipis sudah sering digunakan sebagai bahan penelitian untuk memutihkan gigi secara alami. Jeruk nipis memiliki kandungan asam sitrat yang memiliki fungsi yang sama dengan bahan bleaching yaitu dapat memutihkan gigi. Selain itu jeruk nipis juga memiliki sifat pembersih alami yang mampu membersihkan gigi dari noda dan plak, sehingga gigi tampak putih dan bersih.

Bagaimana caranya ?


Memutihkan gigi menggunakan jeruk nipis tidaklah memerlukan bantuan tenaga medis atau seoarang ahli. Karena caranya sangat mudah sehingga dapat dilakukan sendiri. Tetapi karena jeruk nipis ini memiliki rasa asam yang luar biasa, maka perlu bahan campuran agar rasa asam itu tidak mengganggu saat pengunaannya. Dapat juga langsung digosokkan pada gigi apabila anda cukup tahan terhadap rasa asamnya.


1. Padukan dengan garam

Bukan semata hanya untuk menghilangkan rasa asam si jeruk nipis, tapi garam memiliki manfaat baik untuk gigi dan gusi, seperti halnya dapat membantu menghilangkan bau mulut.

Caranya :
Campurkan perasan satu butir jeruk nipis dengan satu sendok makan garam. Lalu aduk sampai merata. Oleskan ke seluruh permukaan gigi dengan ujung jari atau dengan bantuan sikat gigi. Tunggu kira - kira 1 - 2 menit, lalu bilas dengan air bersih. Lakukan 2x sehari secara rutin, sampai mendapatkan hasil yang maksimal.

2. Padukan dengan kunyit dan garam


Kunyit memiliki kandungan anti radang yang mampu mengatasi masalah gusi dan memiliki sifat antimikroba yang dapat mengatasi bakteri penyebab gigi berlubang.

Caranya :
Gunakan kunyit seperlunya lalu panggang terlebih dahulu. Setelah itu tumbuk atau parut kunyit agar sedikit halus. Campurkan dengan perasan jeruk nipis dan sedikit garam. Aduk, lalu oleskan ke seluruh permukaan gigi, dan tunggu beberapa menit, lalu bilas dengan air bersih. Lakukan secara rutin sampai gigi tampak lebih putih.

3. Padukan dengan baking soda


Baking soda adalah bahan yang abrasif (basa) yang dapat membantu membersihkan permukaan gigi dari plak dan noda secara alami, sehingga gigi nampak lebih putih dan bersih. Jika baking soda dicampur dengan jeruk nipis, maka hasilnya akan semakin maksimal.

Caranya :
Campurkan setengah sendok teh baking soda dengan setengah sendok teh perasan jeruk nipis, lalu aduk sampai merata. Oleskan ke seluruh permukaan gigi dengan bantuan sikat gigi, tunggu 1-2 menit, lalu bilas dengan air bersih.

       Baca Juga :
                           Madu : Obat Alami Sariawan
                           Cara Alami Mencegah Karang Gigi
                           Manfaat Permen Karet bagi Kesehatan Gigi

Mudah bukan ? Selain mudah, murah dan alami , memutihkan gigi dengan jeruk nipis juga memiliki efek samping yang lebih kecil dibandingkan bahan bleaching. Lakukan dengan hati - hati agar jeruk nipis dapat bekerja secara efektif. Apabila muncul rasa perih pada gusi, hentikan pengunaanya, lalu bilas dengan air bersih. 

Cara ini tidak akan memberikan hasil yang instan, namun membutuhkan proses dan ketekunan. Dan bila kebersihan rongga mulut tidak dijaga dengan baik, serta sering mengkonsumsi makanan atau minuman yang menyebabkan gigi kuning, maka hasilnya kurang maksimal bahkan tidak menunjukan perubahan pada gigi.

Thursday, May 11, 2017

Cara Mengobati Gusi Bengkak dan Bernanah

Sakit gigi adalah suatu hal yang sangat mengganggu saat hendak berakfitas maupun saat sedang melakukan aktifitas. Melakukan kegiatan apa pun terasa enggan untuk dilakukan, sehingga banyak pekerjaan yang seharusnya dapat diselesaikan menjadi terbengkalai begitu saja. Perasaan pun tidak dapat kita kendalikan berubah menjadi sangat sensitif dan mudah tersinggung. Banyak efek samping yang terjadi oleh karena hanya sakit gigi saja.


Pada pembahasan sebelumnya yaitu "Pertolongan Pertama pada Sakit Gigi" itu dapat dilakukan apabila kita mengalami sakit gigi biasa. Lalu bagaimana halnya dengan sakit gigi disertai pembengkakang dan bernanah pada gusi? Manifestasi yang ditimbulkan jauh lebih ekstrim dari sakit gigi biasa. Gigi yang berada pada gusi yang bengkak biasanya menimbulkan sakit apabila ditekan dan sangat sensitif terhadap rangsangan panas dan dingin. Ini terjadi karena adanya infeksi di dalam gusi tersebut, untuk lebih lengkapnya mengenai penyebab dan gejalanya dapat dibaca pada artikel "Penyebab Gusi Bernanah dan Bengkak"


Bagaimana Cara Pengobatanya?


Pengobatan untuk langsung menghilangkan penyebab dari bengkak dan nanah itu adalah pergi ke dokter gigi. Dokter gigi akan menghilangkan penyebab serta melakukan terapi penyembuhan pada jaringan yang terinfeksi dan daerah gusi yang mengalami pembengkakan dan bernanah.


Apabila anda sudah tidak tahan dengan rasa nyeri yang ditimbulkan, lakukanlah beberapa cara berikut ini untuk meredakankan rasa nyeri untuk sementara. Ingat cara ini meredakankan rasa nyeri hanya untuk sementara. Karena bukanlah pengobatan langsung kepada sumber penyakit, namun hanya sebagai obat pereda nyeri. Caranya adalah :

1. Minum obat pereda nyeri (analgesik)



Minumlah obat pereda rasa nyeri secukupnya dan minumlah saat timbul rasa nyeri saja. Obat pereda nyeri yang mudah didapat di apotek misalnya : asam mefenamat, paracetamol, kataflam, ibuprofen, dll.


2. Minyak cengkeh


Gunakan minyak cengkeh dengan cara mengoleskan pada permukaan gusi yang bengkak. Penggunaan 3 kali sehari dapat meredakan rasa nyeri.

3. Air Garam


Berkumurlah dengan air garam hangat. Membuat larutan garam ini cukup mudah. Tuangkan satu sendok garam dapur ke dalam se-gelas air hangat, satu gelas air hangat kira-kira 200ml, lalu aduk sampai garam menjadi larut.


Sakit gigi yang sudah menyebabkan gusi bengkak dan bernanah jangan dianggap sepele. Segeralah pergi ke dokter gigi untuk menghilangkan sumber penyebab dan mendapat perawatan yang optimal pada jaringan yang telah terinfeksi. Jangan sesekali andalkan obat pereda nyeri sebagai senjata pamukas pada sakit apapun, karena apabila dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan efek samping. Dan pencegahan sangat diperlukan, berupa menjaga kebersihan rongga mulut. Caranya mudah dan dapat dibaca pada artikel "Cara Paling Mudah Merawat Kesehatan Gigi"

Friday, April 21, 2017

Mencegah Gigi Berantakan dari Sejak Dini

Mempunyai anak dengan paras yang cantik dan tampan memang impian setiap orang tua. Penampilan yang ideal dapat terpenuhi dengan beberapa aspek-aspek yang ada pada diri seseorang, salah satunya dilihat dari kerapian susunan gigi. Di indonesia banyak dijumpai orang yang memiliki gigi tonggos dan tidak beraturan. Tentu dengan seperti itu mereka terlihat kurang baik penampilannya. Bila kita saat ini sebagai orang tua atau sebagai calon orang tua, pada artikel kali ini akan membahas bagaimana cara mencegah gigi si anak agar tidak berantakan dari sejak dini.


Sebelum mengetahui caranya ada baiknya mengetahui dahulu penyebab gigi itu berantakan. Dapat di klik >> di sini <<.

Pertumbuhan gigi pada manusia memiliki 3 fase, yaitu fase gigi susu/sulung, fase gigi bercampur (susu & permanen), dan fase gigi permanen. Nah agar gigi tidak tumbuh berantakan dapat kita cegah mulai dari fase ke dua yaitu fase gigi bercampur. Maksudnya seperti ini, fase gigi bercampur adalah dimana gigi-gigi susu mulai mengalami pergantian ke fase gigi permanen. Gigi permanen hanya tumbuh sekali dalam seumur hidup manusia. Untuk mengetahui waktu pertumbuhan gigi dapat dibaca disini >>Pertumbuhan gigi susu<<  >>Pertumbuhan gigi permanen<<.

Penting untuk mengawasi pertumbuhan gigi permanen. Caranya bagaimana? Harus mengetahui waktu pertumbuhannya dan tanda-tanda pertumbuhannya. Gigi susu selain berfungsi membantu anak mencerna makanan yang halus, berfungsi juga sebagai guidenya atau penunjuk arah pertumbuhan si gigi permanen. Gigi susu yang sudah mengalami kegoyangan menandakan gigi permanen siap tumbuh dan gigi susu segera ditanggalkan.

Cara pencegahan gigi berantakan dari sejak dini


1. Jangan biarkan gigi susu tanggal sebelum waktunya


Sebelum waktunya gigi permanen tumbuh dan menunjukkan tanda-tanda akan tumbuh jangan sampai gigi susu tanggal. Karena gigi susu merupakan jalan untuk si gigi permanen tumbuh pada posisi yang tepat. Bila tidak ada gigi susu, gigi permanen akan kehilangan arah yang tepat dan dapat saja tumbuh pada posisi yang salah lalu menyebabkan gigi berjejal dan berantakan.


2. Jangan biarkan gigi susu menghalangi pertumbuhan gigi permanen


Artinnya begini, bila gigi permanen sudah waktunya tumbuh dan menimbulkan tanda-tanda berupa kegoyangan pada gigi susu, segeralah lakukan pencabutan pada gigi susu tersebut. Karena gigi permanen sudah menemukan posisinya dan siap untuk muncul di permukaan. Tapi bila masih terhalang gigi susu, maka pertumbuhannya bisa jadi di belakang gigi susu atau di depan gigi susu.


3. Hindari penyebab gigi susu berlubang


Pada anak-anak biasanya terjadi kerusakan pada gigi depannya dan gigi geraham. Kerusakan gigi susu dapat saja meyebabkan gigi tersebut harus dihilangkan karena menimbulkan penyakit. Sehingga akan terjadi seperti pada no.1. Permen susu dan makanan atau minuman yang manis-manis dan bersifat asam dapat menyebabkan gigi berlubang.


4. Hentikan kebiasaan buruk


Bila dari kecil anak-anak suka menggigit-gigit sesuatu dan suka menghisap ibu jari, maka pada fase gigi bercampur dimana gigi permanen sudah mulai tumbuh, hentikan kebiasaan itu. Karena menyebabkan gigi merubah posisinya akibat tekanan dari benda-benda asing.

5. Periksakan keadaan gigi si anak


Ada atau tidak ada kelainan ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Tujuannya adalah mencegah bila ada hal-hal yang dapat mengganggu kesehatan gigi.


Mencegah gigi berntakan sejak dini dari umur anak-anak lebih baik dilakukan karena tidak memerlukan tidakan yang lebih. Bila pada umur dewasa baru sadar dan ingin memperbaiki susunan gigi, tindakan yang dapat dilakukan adalah pemasangan kawat gigi atau perawatan yang lainnya. Sehingga membutuhkan biaya dan waktu lebih.

Saturday, April 8, 2017

Syarat dan Indikasi Pemasangan Behel Gigi (Bracket)

Semakin berkembangnya jaman, semakin muncul berbagai cara untuk memperbaiki penampilan seseorang. Bukan hanya mengenai busana, namun cara perbaikan fisik manusia pun selalu berkembang. Ada berbagai hal fisik yang dapat diperbaiki dan dibuat indah sedemikian rupa pada tubuh manusia, dan salah satunya yang akan kita bahas saat ini adalah pemasangan behel atau kawat gigi untuk memperbaiki penampilan gigi. Beberapa tahun belakangan, pemasangan behel menjadi sebuah tren di kalangan masyarakat luas.

Behel atau kawat gigi (bracket) adalah sebuah alat orthodontic yang dibutuhkan untuk memperbaiki keadaan struktur gigi yang berantakan dan membantu memperbaiki fungsi mekanik gigi. Pemasangan behel tidak dilakukan sembarang oleh orang yang berkompeten dibidangnya. Ada indikasi-indikasi tertentu yang harus dan wajib diperhatikan sebelum dilakukan pemasangan. Tinggalkan sejenak pemikiran bahwa memasang behel hanya untuk bergaya.

- Indikasi Pemasangan Behel (Bracket)


Indikasi pemasangan behel adalah pada gigi dengan struktur yang tidak beraturan dalam artian, gigi tidak tertata rapi dan tidak tumbuh pada lengkung rahang, antara gigi rahang atas dan rahang bawah tidak menimbulkan kontak yang pas, intinya tujuan pemasangan behel atau kawat gigi (bracket) adalah untuk memperbaiki dan merapikan keadaan gigi geligi di rongga mulut.

Baca juga :
                  Penyebab Gigi Berantakan

- Syarat Pemasangan Behel (Bracket)


Selain itu ada syarat-syarat yang wajib diketahui sebelum memasang behel :


1. Usia minimal adalah 12 tahun. 


Mengapa harus 12 tahun? Sebenarnya tidak mutlak 12 tahun, namun melihat keadaan gigi permanen. Menurut teori yang ada pada usia 12 tahun, gigi telah tumbuh dengan sempurna kecuali gigi bungsu (geraham/molar 3). Karena bila gigi masih berada pada fase gigi bercampur (terdapat gigi susu dan permanen pada rahang), pemasangan behel tidaklah efektif. Untuk mengetahui waktu pertumbuhan gigi permanen dapat dibaca pada artikel


2. Lebih disarankan pada usia muda. 


Karena pergerakan gigi lebih mudah pada usia muda. Sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk merapikan gigi ke posisinya yang benar.


3. Dapat menjaga kebersihan rongga mulut dengan baik. 


Penggunaan behel menyebabkan makanan yang masuk ke dalam mulut akan terjebak disela-sela behel yang terpasang. Apabila itu tidak dibersihkan dengan teratur, maka malah menimbulkan masalah bagi gigi.


4. Etika makan yang baik. 


Karena behel ditempel menggunakan lem khusus pada gigi. Apabila saat makan lalu tersentuh oleh makanan keras (Mis. Kacang/apel/jagung) behel dapat terlepas, sehingga behel tidak bekerja dengan baik.

Bila ingin baik harus merasakan sakit dahulu. Begitu juga dengan pemasangan behel. Pada umumnya setelah pemasangan akan merasakan sakit apabila gigi tersentuh, kurang lebih 4 - 7 hari. Ada juga beberapa orang yang tidak merasakan sakit sama sekali. Rasa sakit menunjukkan bahwa gigi sudah mulai bergerak dan mencari posisinya yang benar dan gigi akan terasa sedikit goyang. Tapi jangan takut gigi terlepas. Karena setelah gigi tepat pada posisinya, jaringan periodontal pada akar gigi akan menyesuaikan sehingga gigi melekat dengan sempurna.

Ingat selalu, untuk pemasangannya. Percayakan pemasangan behel pada orang yang berkompeten dibidangnya. Pada dokter gigi spesialis orthodontic dan dokter gigi yang telah memiliki sertifikat khusus. Jangan pada orang yang mengaku ahli, karena mereka hanya memiliki ijin untuk pembuatan gigi palsu.

Baca juga :
                   Tukang atau Ahli Gigi

Monday, April 3, 2017

Tindakan pada Gigi Berlubang

Gigi berlubang atau karies merupakan hal yang menjadi faktor pemicu timbulnya permasalahan berikutnya. Bisa jadi timbul rasa ngilu bahkan nyeri, atau menjadi tempat terjebaknya makanan. Dan tidak terhenti sampai disitu saja, masalah berikutnya yang lebih serius siap muncul bila tidak ditindak lanjuti seperti pada artikel :

Bahaya Gigi Berlubang Bila Dibiarkan (dapat dibaca terlebih dahulu

Dalamnya lubang gigi dan seberapa buruk keadaan gigi merupakan hal yang menjadi patokan bagi dokter gigi dalam melakukan tindakan perawatan bagi gigi yang berlubang. Bila saat ini gigi anda berlubang, dan hendak melakukan perawatan, ada baiknya sebelum anda pergi ke dokter gigi, ketahuilah ada beberapa jenis perawatan gigi berlubang yang akan dilkukan oleh dokter gigi terhadap gigi anda tergantung dengan kedalaman lubang gigi anda.

Tindakan pengobatan gigi berlubang secara umum biasanya dilakukan oleh dokter gigi yaitu sebagai berikut :


1. Langsung ditambal sekali kunjungan


Tindakan ini dilakukan oleh dokter gigi ketika lubang gigi anda baru mencapai permukaan dentin. Atau dalam artian telah mengikis habis permukaan email dan membuka lapisan dentin. Keluhan yang dialami biasanya berupa ngilu saat minum atau makanan dengan temperatur dingin atau panas. Maka langsung dapat dilakukan penambalan permanen.

2. Perawatan saluran akar dengan beberapa kali kunjungan


Bila lubang gigi telah mengikis lapisan email dan dentin sehingga membuat ruang pulpa (saluran akar) gigi terbuka dan terkontaminasi bakteri. Keluhan pasien biasanya nyeri pada malam hari dan pada saat kondisi tumbuh lemah, nyeri biasanya menjalar sampai ke kepala. Maka dari itu dibutuhkan tindakan perawatan saluran akar pada tahap pertama. Tahap selanjutnya akan dilakukan tindakan sterilisasi, dengan tujuan agar tidak ada bakteri yang terjebak di dalam ruang pulpa gigi yang bisa kembali menyebabkan masalah. Biasanya tahap sterilisasi ini akan dilakukan minimal 3 kali, sampai saluran akar gigi benar-benar steril, barulah dilakukan penambalan permanen. Kegagalan tahap sterilisasi biasanya disebabkan oleh lepasnya tambalan sementara yang menyebabkan bateri kembali dapat masuk ke dalam saluran akar gigi. Sehingga pada tahapan ini sangat dibutuhkan kerja sama pasien dalam menjaga tambalan sementara agar tetap utuh.

3. Cabut (eliminasi gigi)


Ini merupakan jalan terakhir yang dilakukan oleh dokter gigi apabila gigi benar-benar sudah tidak dapat dirawat dan diselamatkan.Terjadi pada gigi yang mengalami karies yang hanya menyisakan akar gigi saja atau banyak bagian yang telah keropos.

               Baca Juga :
                                  Penyebab Gigi Berlubang
                                  Gigi Berlubang Ternyata Bisa Menular


Sangat lebih baik anda mendapat tindakan yang pertama, karena lebih hemat waktu dan biaya. Dengan syarat lubang pada gigi anda masih dangkal atau kecil dan baru membuka lapisan dentin.

Lakukanlah perawatan pada gigi berlubang dengan baik agar gigi dapat kembali menjalankan fungsi kunyahnya. Semasih bisa dirawat lakukanlah perawatan, jangan asal mencabut gigi. Karena kehilangan gigi tidak memperbaiki fungsi kunyah dan dapat menimbulkan masalah berikutnya.

Wednesday, March 22, 2017

Madu : Obat Alami Sariawan

Sariawan adalah salah satu luka pada mukosa bibir yang sering dijumpai. Sariawan terjadi bisa pada gusi, sekitar lidah dan mukosa bibir. Adanya sariawan sangat mengganggu aktifitas mulut, baik saat berbicara, makan, dan hal yang lainnya yang dapat membuat kontak dengan sariawan. Sariawan biasanya timbul karena ada faktor pemicu diantaranya, alergi makanan, bakteri, gangguan hormonal stress,dll. Ada yang penyembuhannya tanpa diobati namun perlu waktu, ada yang diobati baik menggunakan obat kimia dan alami. Pada artikel kali ini saya akan membagikan resep alami mengobati sariawan.

Pengobatan alami sariawan adalah dengan menggunakan madu. 


Madu saat ini sangat mudah dijumpai baik di toko maupun penjual-penjual lainnya. Menurut penelitian, madu memiliki sifat anti bakteri dan anti radang. Itu menjadikan madu sebagai obat yang ideal penyembuh luka. Bahkan madu dikatakan dapat menyembuhkan luka dua kali lebih cepat dari penggunaan obat biasa. Khasiat madu sebagai obat alami penyembuh luka yaitu dapat merangsang regenerasi jaringan yang hilang akibat luka yang terjadi. Karena pada madu terkandung nutrisi yang terdiri dari asam amino, mineral, vitamin B & C, kalsium, zat besi, sodium dan glukosa. “Madu mempunyai kandungan antibakteri yang kuat. Dapat digunakan untuk menyembuhkan luka bakar, kulit melepuh hingga sariawan,” ungkap Peter Molan, Unit Peneliti Madu dari University of Waikato, Selandia Baru, yang saya kutip dari okezonecom.

Baca Juga :
                   Penyebab Gusi Berdarah Saat Menyikat Gigi
                   Manfaat Permen Karet Bagi Kesehatan Gigi

Sama halnya dengan luka. Sariawan yang timbul berupa luka pun dapat diatasi dengan madu yang dapat mempercepat penyembuhannya. Cara penggunaanya tidaklah susah. Hanya dengan mengoleskan ke semua permukaan sariawan dengan madu secukupnya. Tunggu beberapa saat agar madu meresap pada sariawan dan bereaksi dengan baik. Dapat juga digunaakan pada bibir yang kering atau bibir pecah-pecah dengan cara pengobatan yang sama dengan sariawan.

Agar diketahui dalam masa penyembuhan sariawan tanpa menggunakan obat membutuhkan waktu kira-kira   7 – 14 hari lamanya. Jadi bila anda ingin sariawan anda sembuh dengan segera, gunakanlah madu. Madu yang alami dengan kualitas yang baik.

Saturday, March 18, 2017

Cara Alami Mencegah Karang Gigi

Seperti ungkapan yang biasa kita dengar yaitu “lebih baik mencegah dari pada mengobati”. Tidak ada yang lebih baik dari mencegah, bila tidak ingin mendapatkan masalah, dalam hal ini masalah pada rongga mulut. Berhubungan dengan mencegah pada artikel saya kali ini, saya akan membagikan tentang cara alami dan mudah untuk mencegah timbulnya karang gigi. Tentu banyak orang saat ini melakukan berbagai cara agar si karang gigi tidak menempel pada gigi kita. Agar cara yang kita lakukan makin pasti hasilnya, mari kita simak.



Karang gigi merupakan plak yang telah mengeras. Jadi untuk mencegahnya kita harus menyingkirkan plak itu dari gigi kita sebelum ia mengeras. 

Bagaimana cara alami mencegah karang gigi?


1. Menggosok gigi


Tidak heran mengapa setiap artikel-artikel kebersihan gigi dan mulut mengajurkan untuk rajin menggosok gigi. Karena menggosok gigi merupakan cara yang terbaik untuk membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan dan kotoran agar tidak menempel pada gigi. Membersihkan gigi wajib dilakukan secara rutin, minimal 2 kali sehari yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

2. Gunakan pasta gigi yang mengandung flouride


Tidak hanya membantu proses remineralisasi email pada gigi, flouride juga mampu mencegah timbulnya plak.

3. Mengkonsumsi buah & sayuran


Salah satu makanan yang dapat mengatasi plak pada gigi adalah dengan mengkonsumsi buah dan sayur. Karena pada buah dan sayur terdapat vitamin yang bermanfaat bagi produksi air liur, sehingga air liur dapat berfungsi dengan baik sebagai pelindung gigi. Bila anda benar-benar memiliki komitmen untuk mencegah karang gigi, rutinlah mengkonsumsi buah dan sayuran. Karena selain itu dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

4. Berkumur dan gunakan dental floss setelah makan


Hal yang paling sederhana dilakukan untuk mencegah plak adalah dengan berkumur. Agar sisa-sisa makanan dapat larut dan tidak mengendap di permukaan gigi. Dental floss berguna untuk memastikan agar tidak ada makanan yang terselip di sela-sela gigi. Sangat lebih baik menggunakan dental floss dari pada tusuk gigi.



5. Minum air putih


Minum air putih yang bersih dan terbebas dari kapur. Air putih yang kita minum tidak akan meninggal noda pada gigi. Seperti halnya minum kopi atau pun teh, yang dapat meninggalkan noda pada gigi. Jadi minum air putih secara teratur sangat baik untuk mencegah timbulnya plak dan berguna juga bagi kesehatan tubuh kita.

6. Berkumur dengan obat kumur alami


Obat kumur alami misalnya dengan air garam atau air daun sirih.

7. Jangan Merokok


Merokok terbukti meningkatkan resiko pembentukan plak gigi.

8. Periksakan ke dokter gigi


Sangat disarankan agar tiap-tiap orang untuk memriksakan keadaan rongga mulutnya tiap 6 bulan sekali. Baik ada keluhan maupun tidak. Seperti ukapan di awal artikel tadi, ke doter gigi tanpa keluhan tujuannya adalah melakukan pencegahan.


Baca Juga :
                    Cara Aman Atasi Bibir Kering


Itulah beberapa cara alami dan mudah mencegah karang gigi. Tapi sebelum anda mencegahnya sebaiknya anda memeriksakan keadaan gigi anda, bila ada karang gigi, bersihkan dahulu ke dokter gigi, barulah anda dapat menerapkan cara pencegahannya. Sedikit informasi mengenai pembersihan karang gigi yang saya kutip dari jawaban dr. Andika Surya Atmadja pada forum diskusinya.


“Hingga saat ini, belum ada obat alami untuk menghilangkan karang gigi (jangan percaya dengan promosi produk-produk herbal yang dapat menghilangkan karang gigi). Menghilangkan karang gigi harus dilakukan oleh dokter gigi dengan menggunakan scaling. Karang gigi ini perlu dibersihkan karena merupakan sumber infeksi dan dapat mengganggu kesehatan gigi dan gusi.”

Tuesday, March 14, 2017

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Susu

Gigi sulung yang tumbuh pada anak-anak akan lengkap biasanya pada umur 2 tahun. Dalam usianya yang masih sangat kecil ini dibutuhkan perhatian ekstra dari orang tua. Disegala hal, terlebih keadaan gigi geligi si anak. Kebanyakan orang tua menganggap remeh keberadaan gigi susu ini, karena dipikiran mereka, gigi susu ini sebentar lagi akan tanggal dan digantikan oleh gigi permanen. Bila anda sebagai orang tua atau sebagai kakak, ingat gigi susu yang tumbuh pada anak-anak sangat perlu dijaga kesehatannya. Mengapa demikian ? Untuk mengubah persepsi dikalangan masyarakat saat ini, pada artikel kali ini saya akan membahas pentingnya menjaga kesehatan gigi susu dan cara yang baik menjaganya.

Gigi susu anak sangat perlu dijaga!

Anak-anak kecil dan bayi diberikan gigi sulung, tujuan utamanya adalah agar si anak mulai dapat belajar merasakan makanan, berupa makanan yang halus seperti bubur dan nasi. Selain itu juga sebagai fungsi estetik si anak. Anak akan terlihat manis dan sehat apabila keadaan giginya baik tanpa menunjukan adanya lubang pada gigi si anak. Coba anda memperhatikan bila anak-anak yang memiliki gigi depan yang sisa akarnya saja, selain dia menjadi bahan candaan orang-orang , disatu sisi anak itu akan terlihat kurang terjaga kesehatannya. Gigi susu memiliki struktur yang jauh berbeda dengan gigi permanen. Lapisan-lapisannya pun jauh lebih tipis dari gigi permanen, terutama lapisan email gigi susu sangat tipis sehingga memudahkan terjadinya lubang pada gigi. Bila keadaan gigi anak tidak terjaga dengan baik, sehingga terjadi lubang pada gigi yang dapat menyebabkan anak merasa kesakitan, pastilah kita sebagai orang tua tidak tega membiarkan hal itu terjadi. Hal yang tidak kalah pentingnya, fungsi gigi susu adalah sebagai jalan kepada gigi permanen yang akan tumbuh. Bila saat gigi permanen tumbuh tetapi gigi susu sudah tanggal jauh sebelumnya, gigi permanen akan tumbuh pada letak yang salah atau dengan posisi miring.\

Pentingnya menjaga kesehatan gigi perlu kita tanamkan pada anak-anak mulai sejak dini, mulai dari anak-anak memiliki gigi susu.


Cara sederhana dapat kita lakukan dan ajarkan pada anak-anak, yaitu sebagai berikut :


1. Ajarkan pada anak-anak waktu dan cara menyikat gigi yang baik. Karena hal itu dapat dibawanya sampai ia memiliki gigi permanen dan dapat merawat giginya sendiri.

2. Bila anak-anak terbiasa minum susu sebelum tidur, biasakan agar menggosok giginya, atau berkumur dengan air putih. Agar susu tidak menempel pada gigi yang dapat menyebabkan gigi terkikis, karena sifat susu yang asam yang tidak baik bagi gigi.

3. Pantau konsumsi makan si anak. Makanan yang disukai anak-anak biasanya hal-hal yang memiliki rasa manis. Makanan dengan rasa manis juga tidak baik bagi kesehatan gigi. Jadi jangan terlalu memanjakan anak-anak dengan makanan manis berupa permen, gula-gula, dsb.

4. Gunakan sikat gigi khusus anak-anak. Sikat gigi harus diperhatikan, karena sikat gigi anak-anak memiliki bulu sikat yang halus yang tidak membahayakan gusi dan gigi si anak, juga ukurannya yang pas bagi mulut anak-anak.

5. Pasta gigi khusus anak-anak. Anak-anak yang baru belajar menggosok giginya tak jarang kemukinan akan menelan pasta gigi. Untuk menghindari keracunan, maka anak-anak diwajibkan menggunakan pasta gigi untuk anak-anak karena aman bila tertelan.

6. Pantau dan stop kebiasaan buruk si anak. Anak-anak biasanya suka menghisap jarinya atau mengigit-gigit barang yang dijumpainya. Selain menyebabkan kuman masuk ke dalam mulut si anak, kebiasaan buruk itu juga akan merusak struktur gigi dan bentuk rahangnya. Contoh anak yang suka menghisap ibu jarinya. Keadaan rahang anak akan menyempit dan tinggi sehingga menyebabkan gigi depannya maju dari normalnya dan berdesakan.

7. Rutin mengunjungi dokter gigi. Dengan tujuan untuk memantau perkembangan gigi geligi si anak. Minimal 6 bulan sekali. Juga agar anak-anak terbiasa pergi ke dokter gigi tanpa rasa takut. Sebelum pergi ke dokter gigi, katakan hal yang benar pada anak-anak apa yang akan dilakukan saat di dokter gigi jangan dibohongi dengan perkataan yang manis, karena dapat menyebabkan anak kecewa dan tidak mau lagi datang ke dokter gigi.

Anak-anak akan memiliki pola hidup yang baik dari ajaran orang tuanya mulai sejak dini, terutama dalam menjaga kesehatannya.

                    Baca Juga :
                                        Penyebab Gigi Berlubang
                                        Penyebab Gigi Berantakan
                                        Waktu Pertumbuhan Gigi Susu

Monday, February 13, 2017

Cara Aman Atasi Bibir Kering

Bibir kering biasanya membuat kita kurang PD dan merasakan hal yg tidak nyaman. Dan hal yg biasa dilakukan adalah menghisap bibir sendiri atau menjilatinya agar bibir terbasahi oleh air ludah. Dengan tujuan agar bibir kembali lembab. Tapi sejauh ini apakah itu efektif ? Bukankah bibir hanya lembab sebentar kemudiang kembali kering?

Mengenai hal itu ternyata dokter spesialis kulit berpendapat sangat berbeda dari yg kita pikirkan, bahkan dikatakan air ludah akan membuat bibir semakin parah. "Membasahi bibir dengan ludah bukan merupakan solusi yg baik untuk mengatasi bibir kering, sebab kebiasaan membasahi bibir ini malah membuat bibir menjadi tambah kering. Karena di dalam air ludah bisa terdapat hal yg mengiritasi kulit. Proses terjadinya bibir kering sebetulnya lebih banyak disebabkan oleh adanya reaksi alergi obat atau alergi iritasi terhadap bahan tertentu seperti lipstik. Proses terjadinya sesuai dengan reaksi iritasi ringan, sebab di dalam air ludah terkandung enzim yg biasanya berguna dalam membantu mencerna makanan. Enzim tersebut menimbulkan iritasi sehingga bibir kering", pernyataan dari dokter spesialis kulit di Denpasar, dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK [dikutip dari detikhealt] .

Ternyata hal yg selama ini kita anggap dapat melembabkan bibir salah, malahan membuatnya semakin kering. Lalu bagaimana cara yg baik dan aman agar bibir tidak kering? Mengikuti saran yg disampaikan oleh dokter Darma, sebaiknya bibir kering diatasi dengan pelembab bibir. Pelembab dibuat tentu dengan tujuan untuk menjaga kelembaban bibir, tapi hati-hati dalam memilih pelembab bibir, gunakan pelembab bibir yg dijual secara aman agar tidak mengiritasi bibir. "Kalau keluhan kering dan pecah - pecah ringan, cukup menggunakan pelembab bibir. Pelembab bibir mencegah penguapan, dan melembutkan bibir" ungkap dokter Darma[dikutip dari detikhealt].

Bila kebiasaan anda saat ini masih menggunakan air ludah, Stop. Mari alihkan kebiasaan itu dan gunakan pelembab bibir yg aman agar bibir kita yg kering dapat lebab dengan baik.

Sunday, February 5, 2017

Cara Paling Mudah Merawat Kesehatan Gigi

Gigi sehat, senyum pun nyaman. bukan hanya senyum, berbicara, bernapas, makan dan aktivitas mulut dan bibir lainnya akan merasa nyaman. Artinya, gigi memiliki peran yg sangat penting dalam kehidupan kita. Pernahkah anda mengalami sakit gigi? Bisa dibayangkan betapa sakitnya, sampai dapat menggangu aktivitas yg lainnya. Gigi sakit, kepala sakit bahkan badan ikut meriang. Gigi sakit banyak penyebabnya, apakah karena ada benda asing yg tidak seharusnya ada di gusi kita, atau karna gigi kita berlubang, bisa juga karena karang gigi yg menumpuk yg membuat gusi kita meradang dan menjadi sakit.

Kebanyakan orang masih beranggapan bahwa, jika gigi sakit minum obat hilang lalu diam tanpa ada keinginan untuk menghilangkan penyebab sakit itu. Ada juga yg berpendapat jika gigi sakit, tinggal cabut maka sakit itu akan hilang. Itu benar, tapi tidakkah dipikirkan kalau kehilangan satu gigi saja dapat membuat masalah berikutnya?

Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Ungkapan itu sangat sering kita dengar di telinga kita, tapi kita kadang malas untuk melakukannya bukan? Nah, pada artikel kali ini saya akan membagi tips mudah untuk merawat kesehatan gigi kita guna pencegahan terhadap sakit.
 

Bagaimana cara merawat gigi yg baik??


1. Ingatlah Selalu Menyikat Gigi Pagi Setelah Sarapan, dan Malam Sebelum Tidur


Dalam mulut banyak mengandung zat, apalagi ketika kita makan dan setelah makan, jika hanya berkumur saja, tidak menghilangkan semua sisa makanan yg ada di sela-sela gigi kita. Gigi tidak tahan dengan hal yg memiliki sifat asam. Sisa makanan yg tertinggal dan mengendap di gigi akan bercampur dengan air liur di dalam mulut kita dan berubah menjadi asam yg dapat merusak gigi kita. Terutama susu, karena susu adalah salah satu minuman yg bersifat asam. Untuk itu setiap selesai makan, ingatlah berkumur sedikit untuk meminimalisir mengendapnya sisa makanan. Dan ingatlah selalu untuk menyikat gigi.

2. Pilihlah Pasta Gigi yg Mengandung Flouride


> Tips memilih pasta gigi < Flouride adalah senyawa yg dibutuhkan gigi, tujuannya adalah untuk mineral gigi yg hilang diakibatkan adanya asam dari plak, gula dan bakteri dapat dikembalikan. Saat membeli pasta gigi, perhatikanlah pada bagian komposisinya, pastikan ada flouride yg terkadung di dalam pasta gigi tersebut. Penyikatan gigi dua kali sehari dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung  fluoride terbukti dapat menurunkan karies[lubang gig] (Angela, 2005). Akan tetapi pemakaiannya pada anak pra sekolah harus diawasi karena pada umunya mereka masih belum mampu berkumur dengan baik sehingga sebagian pasta giginya bisa tertelan. Kebanyakan pasta gigi yang kini terdapat di pasaran mengandung kira-kira 1 mg F/g ( 1 gram setara dengan 12 mm pasta gigi pada sikat gigi) (Kidd dan Bechal, 1991). Kebutuhan gigi akan flouride berbeda menurut umur. Jadi, jika untuk anak-anak belilah pasta gigi khusus anak-anak, begitupula halnya dengan pasta gigi khusus dewasa. Menggunakan pasta gigi, tidaklah sampai memenuhi permukaan bulu sikat, namun hanya sebesar biji jagung saja. Dan jangan berkumur terlalu banyak, tujuannya agar flouride tidak larut begitu saja, cukup sekali dua kali saja agar busanya hilang.


3. Kurangi & Kontrol Konsumsi Gula

Kurangi mengkonsumsi makanan yg mengandung gula, baik itu coklat permen, dll. Karena seperti nasehat yg sering orang tua katakan, dapat menyebabkan gigi berlubang.


4. Periksakan Gigi Setiap 6 Bulan Sekali

Tuajannya adalah untuk pencegahan. Jangan pernah beranggapan dengan melihat sendiri di rumah kondisi gigi kita baik-baik saja. Seorang dokter gigi akan mengecek kesehatan tiap-tiap gigi dan melihat apakah ada lubang kecil atau pun karang gigi. Pastikan gigi dalam kondisi sehat dan konsultasikanlah selalu kesehatan gigi anda, jangan malu bertanya pada dokter gigi.


              Baca Juga :
                                 1. Bahaya Gigi Berlubang Bila Dibiarkan
                                  2. Dampak Buruk Karang Gigi


Itulah beberapa tips menjaga kesehatan gigi yg dapat saya berikan. Bila ada masalah pada kesehatan gigi anda, bertanyalah pada orang yg berkompeten (dokter gigi). Karena banyak saat ini yg saya jumpai, orang pergi ke dokter gigi setelah mereka pergi ke orang yg tidak tau betul tentang gigi, dengan kasus yg dapat dikatakan bertambah parah. 

Jadilah orang yg pintar dalam menjaga kesehatan anda, keluarga, dan masyarakat.