Showing posts with label Info & Tips. Show all posts
Showing posts with label Info & Tips. Show all posts

Monday, November 27, 2017

Wajib Periksa Gigi Sebelum Hamil

Memiliki buah hati merupakan impian dan idaman setiap pasangan yang baru menikah. Soal keturunan memang selalu menjadi kerinduan yang selalu dinantikan.

Bagi pasangan suami istri yang akan atau sedang memikirkan untuk memiliki buah hati, sudahkah mempersiapkannya dengan matang? Banyak hal yang harus dipersiapkan agar tidak terjadi hal yang buruk bagi kondisi anak dalam kandungan dan kondisi ibu yang mengandung nantinya.

Bagi calon ibu, salah satu persiapan kehamilan yang sangat wajib dilakukan adalah memeriksakan keadaan gigi dan rongga mulut.

Mengapa wajib memeriksakan gigi sebelum hamil?


Dari pengalaman yang saya dapatkan selama mendampingi dokter gigi. Beberapa kali saya menemukan ibu yang sudah hamil, mengalami sakit gigi dan datang ke dokter gigi untuk memeriksakannya dan mendapatkan pengobatan.

Tidak semua dapat langsung tertangani. Mengapa?

Dalam keadaan hamil, perubahan hormon dapat menyebabkan seorang ibu sangat rentan terkena gingivitis (infeksi gusi) dan kerusakan gigi.



Lalu apa hubungannya gingivitis/kerusakan gigi dengan kehamilan?

Seorang ibu yang sedang mengandung, harus menjaga pola makan dan kebutuhan gizinya dengan teratur, agar janin tidak mengalami gangguan.

Apabila seorang ibu yang sedang mengandung mengalami gingivitis atau kerusakan pada gigi yang menimbulkan rasa nyeri, tentu akan sangat menganggu. Dalam keadaan ini, pemberian obat tidak dapat dilakukan dengan bebas. Artinya memerlukan persetujuan dari dokter kandungan dan dokter gigi.

Obat yang biasa dikonsumsi saat mengalami sakit gigi adalah antibiotik dan analgesik (pereda nyeri). Dalam keadaan hamil, bila kedua jenis obat ini dikonsumsi secara sembarangan, akan menimbulkan bahaya bagi keadaan janin dalam kandungan.

Biasanya ibu hamil yang mengalami sakit gigi, datang ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan. Dokter gigi akan menyarankan ibu hamil tersebut pergi ke dokter kandungan terlebih dahulu untuk meminta persetujuan dari dokter kandungan. Apakah perawatan yang akan diberikan oleh dokter gigi aman bagi ibu hamil dan bayinya. Setelah dokter kandungan memberi persetujuan barulah tindakan dapat dilakukan oleh dokter gigi.

Selain itu bakteri-bakteri jahat di rongga mulut dapat menginfeksi bayi dalam kandungan yang dapat menyebabkan kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan yang rendah.

Maka dari itu, sebelum melaksanakan program kehamilan, pergilah ke dokter gigi. Periksakanlah keadaan rongga mulut. Walaupun saat ini tidak merasakan sakit gigi atau kelaianan pada rongga mulut.

Bila ada gigi yang berlubang, segera tambal. Bila ada karang gigi, mintalah untuk dilakukan scaling. Karena karang gigi adalah faktor yang memicu timbulnya gingivitis dan lubang gigi. Bila sedang mengalami gingivitis, segera lakukan pengobatan.

Laksanakan program kehamilan setelah rongga mulut benar-benar dalam keadaan sehat dan aman.

Saturday, September 2, 2017

Scaling, Cara Ampuh Membersihkan Karang Gigi

Membersihkan Karang Gigi? Haruskah?


Membersihkan karang gigi memang bukanlah hal yang asing saat ini di telinga kita. Banyak orang yang mulai sadar akan dampak buruk karang gigi, sehingga tidak ada kata tidak peduli dengan adanya karang gigi yang menyelimuti gigi.

Kesadaran untuk membersihkan karang gigi memang sangat perlu ditanamkan mulai dari sejak dini. Karena rongga mulut adalah hal yang sangat wajib dijaga kebersihan dan kesehatannya.

Sebelum mengetahui cara membersihkan karang gigi yang optimal, mari kita ketahui sekilas tentang karang gigi.


Karang gigi atau yang disebut kalkulus merupakan sebuah kumpulan plak yang mengandung bakteri yang menempel dan mengeras pada gigi, kebanyakan menempel pada permukaan dalam gigi.

Adanya karang gigi adalah suatu tanda bahwa rongga mulut dalam keadaan tidak terjaga dengan baik kesehatan dan kebersihannya. Mengapa ? Karena karang gigi tersusun dari sisa-sisa makanan yang telah menempel lama pada gigi lalu bercampur bersama air liur dan cairan yang dihasilkan bakteri, lengket dan menempel pada gigi. Karang gigi adalah sarang perkembangbiakan bakteri jahat di rongga mulut.

Hal ini akan memicu munculnya kondisi buruk yang lainnya, seperti gigi berlubang, bau mulut, dan Dampak Buruk Karang Gigi lainnya. Karang gigi yang menumpuk serta dibiarkan dan tidak segera dibersihkan dapat menyerang gusi, yang menimbulkan gusi meradang hingga berdarah dan mengurangi perlekatan gigi di gusi yang menyebabkan gigi menjadi goyang.

Mendeteksi adanya karang gigi mudah saja untuk dilakukan. Dapat dilakukan dengan cara melihat melalui cermin atau merasakannya secara langsung dengan lidah. Raba dengan lidah permukaan gigi baik permukaan dalam maupun luar, apabila terasa halus dan licin, pertanda ada karang yang menutupi gigi.

Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya karang gigi. Namun dari kesemua faktor yang ada, asalnya dari sebuah kebiasaan buruk si pemilik gigi.
Misalnya :
- Merokok
- Jarang menggosok gigi
- Menggosok gigi dengan cara yang salah
- Mengunyah hanya dengan satu sisi
- Tidak peduli akan kebersihan gigi dan mulut
- dll



Bagaimana Cara Membersihkan Karang Gigi ?



Membersihkan karang gigi tidaklah semudah perkataan iklan-iklan yang sering kita lihat dan kita dengar di media-media pengiklan, seperti : hanya dengan berkumur dengan obat A maka karang gigi rontok seluruhnya, dsb.

Karang gigi dapat dihilangkan dan dibersihkan secara tuntas hanya dengan cara skeling/scaling. Skeling adalah treatment untuk membersihkan karang gigi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan seperti dokter gigi.

Dokter gigi memiliki alat khusus untuk membersihkan karang gigi. Dulu menggunakan alat secara manual yang terlihat menyeramkan dan membutuhkan waktu yang lama. Namun sekarang alat yang digunakan adalah scaler. Scaler ini mirip seperti sikat gigi elektrik yang penggunaannya sangat mudah dan tidak terlihat menyeramkan. Meski terlihat simpel namun scaller ampuh membersihkan karang gigi dengan waktu yang singkat.

Tindakan skeling/scaling sangat bekerja dengan baik untuk membersihkan karang gigi, baik karang gigi yang membandel yang telah mengeras bahkan karang gigi yang sudah parah sekalipun. Karena alat yang digunakan dapat menjangkau sampai kepada sela-sela gigi dan celah yang terbentuk antara gigi dan gusi yang disebabkan oleh karang gigi.

Karang gigi dapat saja lepas dengan sendirinya, namun itu tidaklah secara keseluruhan, hanya serpihan saja akibat dari benturan dan gesekan yang terjadi. Karang gigi yang terlepas sendirinya menandakan kondisi karang gigi sangat banyak.

Pasta gigi dan obat kumur bukanlah obat atau bahan untuk membersihkan karang gigi. Namun kedua hal itu sifatnya adalah hanya untuk mencegah timbulnya karang gigi. Tetapi tetap wajib digunakan. Untuk obat kumur gunakanlah dengan tepat agar dapat mecegah karang gigi dengan maksimal. Artikel cara alami mencegah karang gigi, dapat baca di sini <

Setelah karang gigi dibersihkan, efek yang timbul biasanya ada sedikit perdarahan. Akibat dari karang gigi yang telah menginfeksi gusi dan harus dibersihkan. Lalu efek yang dirasakan adalah gigi terasa berlubang. Mengapa?

Terasa berlubang karena lidah sudah dapat merasakan struktur gigi yang sebenarnya. Sebab biasanya lidah meraba permukaan halus dan licin dari karang yang menempel di gigi.

Waktu yang tepat membersihkan karang gigi atau skeling adalah minimal 6 bulan sekali. Ada atau tidak karang gigi, sebenarnya wajib berkunjung ke dokter gigi. Untuk memeriksakan keadaan rongga mulut secara menyeluruh sebelum timbul kelainan yang mengganggu.

Namun, apabila karang gigi anda sudah menumpuk segeralah ke dokter gigi untuk dilakukang skeling, agar tidak memperburuk keadaan rongga mulut.

Friday, July 28, 2017

5 Penyebab Tarif Perawatan di Dokter Gigi Mahal

Hampir semua lapisan masyarakat saat ini sudah pernah pergi ke dokter gigi. Baik itu untuk menambal gigi yang lubang, membersihkan karang gigi, mencabut gigi, atau yang lainnya.

Setelah pergi ke dokter gigi pernahkah anda meiliki sebuah pertanyaan seperti ini :

Kok biaya/tarif dokter gigi mahal sekali ya?


Kebanyakan orang akan memiliki pemikiran seperti itu. Sehingga menimbulkan rasa malas untuk kembali mendapatkan perawatan dokter gigi.

Setelah itu biasanya seseorang akan mencoba mengusahakan perawatannya sendiri dengan mengandalkan obat pereda nyeri seperti yang banyak saya jumpai. Karena berpikir jika ke dokter gigi, akan diberikan obat dengan khasiat yang sama.

Mengapa tarif perawatan di dokter gigi mahal?



Sebelum saya menjadi mahasiswa kedokteran gigi dan asisten dokter gigi, saya juga sering memiliki pemikiran seperti itu.

"Kok, jauh berbeda dengan tarif dokter umum?" padahal sama-sama berprofesi sebagai dokter.

Hingga saat ini saya baru mengerti apa yang menyebabkan perawatan dokter gigi itu mahal.


Penyebabnya :

1. Pasien datang dengan keadaan yang parah


Hal ini merupakan penyebab yang paling utama. Sering kali pasien datang dengan keluhan yang sudah dapat dikatakan parah.

Misalnya, pasien datang memerlukan perawatan gigi berlubang dengan keluhan gigi berlubang yang setiap malam hari terasa sakit (sudah mengenai pulpa), atau berlubang dengan tumbuh daging dari dalam lubang gigi itu. Ada juga yang ingin membersihkan karang gigi yang karangnya begitu banyak sampai menutup permukaan gigi. Nah, hal itu memerlukan perawatan yang ekstra dan obat-obatan yang lebih mahal. Sehingga wajar dikenakan tarif yang mahal.

2. Mahalnya alat-alat kedokteran gigi


Alat yang dipakai dokter gigi, tidaklah sembarang dan bukan satu alat untuk semua kasus. Tiap kasus atau permasalahan gigi memerlukan alat yang berbeda. Yang paling terlihat adalah kursi gigi dari dokter gigi. Demi kenyamanan pasien dan kenyamanan dokter gigi saat bekerja, maka wajib praktik dokter gigi memiliki kursi gigi, yang harganya terbilang sangat mahal.

3. Mahalnya obat-obatan yang dipakai


Seperti halnya alat, obat pun setiap jenis kasus berbeda jenis obat yang dipakai untuk merawat kelaianan pada gigi. Obat harus mengikuti perkembangan jaman. Seperti contohnya bahan tambal gigi, yang dulu memakai amalgam yang warnanya seperti timah (silver gelap), sekarang sudah ada tambalan sewarna gigi sehingga tidak terlihat seperti tamabalan. Yang harganya pun sesuai dengan hasil yang diberikan.

4. Tingkat ketelitian yang tinggi


Setiap dokter gigi haruslah teliti dalam menangani setiap kasus yang ada dihadapannya. Misalnya menambal gigi yang berlubang. Memakai alat harus aman terkendali agar tidak melukai pasien, merawat lubang gigi yang kecil harus teliti agar setelah ditambal tidak ada kontoran yang tejebak di dalam tambalan, dan lain sebagainya.

5. Mahalnya biaya kuliah kedokteran gigi


Ini adalah salah satu alasan mengapa saya ingin menulis artikel ini. Mahalnya biaya perkuliahan, karena ilmu yang rumit wajib dan harus dimengerti setiap mahasiswa. Karena ilmu itu akan diterapkan pada manusia, bukan benda mati atau hewan dan yang lainnya. Salah memahami dan salah mempelajari ilmu dapat berakibat fatal bagi nyawa pasien atau bagi dokter gigi itu sendiri.


Itulah mengapa tarif dokter gigi mahal. Tidak hanya karena dari dokter gigi saja tapi ada faktor dari pasien juga.

Maka dari itu, apabila mengalami keluhan pada gigi atau rongga mulut, sesegera mungkin untuk pergi ke dokter gigi, sebelum menjadi parah.

Saat ini hampir disetiap puskesmas memiliki dokter gigi yang tentunya biaya dokter gigi di puskesmas akan lebih murah dari dokter gigi swasta. Jangan khawatir tentang perawatan yang diterima. Karena semua dokter gigi telah disumpah untuk melayani pasien dengan sebaik-baiknya. Dan sebelum ke dokter gigi lakukan beberapa persiapan berikut, klik disini

Sunday, July 9, 2017

Mengobati Luka Bakar Secara Alami

Setiap harinya pasti tiap-tiap orang memiliki kegiatan dan aktifitas yang beragam serta selalu berkontak dengan berbagai macam benda di sekitarnya. Tidak jarang aktifitas akan terhenti saat hal yang buruk terjadi pada tubuh kita, salah satunya karena luka bakar. Di sekitar kita sangat banyak benda yang memancarkan api dan panas, baik itu korek api, kompor, setrika, knalpot kendaraan, percikan minyak goreng panas dsb yang dapat menyebabkan luka bakar pada kulit kita apabila terkena dan berkontak secara langsung.

burns

Luka bakar memiliki arti luka yang terjadi karena disebabkan oleh panas tinggi yang dapat membakar kulit. Saat kulit kita tersentuh oleh benda yang sangat panas, maka sel-sel yang ada pada permukaan kulit akan mati sketika. Dan manifestasinya dapat berupa kemerahan, kulit melepuh yang didalamnya terdapat cairan, kulit mengelupas atau dapat juga kulit menjadi hitam pekat. Di dalam kulit yang terkena panas ada jaringan yang meradang akibat panas.

Penyebab luka bakar :


1. Suhu yang panas


Baik luka bakar karena terkena panas pada knalpot, setrika, minyak, api, uap, cairan (mis. luka bakar karena air panas).

2. Sinar Matahari


Kulit juga dapat terbakar oleh karena terpapar sinar matahari yang panas dan dalam waktu yang lama

3. Bahan kimia


Banyak bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan luka bakar

4. Gesekan


Luka bakar akan terjadi misalnya karena tergesek dengan karpet atau dengan aspal dan benda-benda yang lainnya.

5. Sinar radiasi


Sinar X-ray atau sinar radiasi lainnya dapat juga menyebabkan luka bakar



Bagaimana cara mengobati luka bakar?


Kebanyakan orang saat ini masih menerapkan cara yang salah untuk mengobatinya. Seperti langsung mengoleskan luka bakar itu dengan lotion,pasta gigi, atau dengan salep, dimaksudkan untuk mendinginkan kulit yang terbakar dan mengobati luka bakar agar tidak melepuh. Sebenarnya cara itu salah. Mengapa? Kulit yang meradang akan menyebabkan pori-pori kulit terbuka sehingga bahan kimia yang terdapat di lotion, pasta gigi, dan salep tersebut masuk ke dalam jaringan kulit yang malah berbahaya.

Obat luka bakar yang bagus, tepat dan sangat aman agar luka bakar tidak membekas tanpa perlu membeli obat luka bakar di apotik, adalah dengan obat alami yaitu air. Tapi ingat, gunakanlah air dengan suhu netral, jangan gunakan air es atau es, atau benda dingin lainnya!

Caranya :

1. Luka bakar segera disiram dengan lembut menggunakan air mengalir secara merata dalam waktu 20-30 menit. Tujuannya agar sel-sel kulit yang mati dapat larut dan tidak menyebabkan noda pada kulit (berbekas).


2. Usahakan penderita duduk dengan posisi tegak, untuk menghindari terjadinya pembengkakan di daerah luka.

3. Apabila penderita merasa gelisah karena lukanya, dapat diberikan obat analgesik, seperti paracetamol, ibuprofen, dll.


Cara mengobati luka bakar ini dapat diterapkan disiapa saja baik itu anak-anak,dewasa, maupun manula. Hal ini dapat diterapkan untuk pertolongan pertama pada luka bakar ringan dalam ukuran kecil. Seperti luka bakar karena terkena knalpot, setrika, panci panas, air panas, dll.  Lakukan dengan tepat dan maksimal agar luka bakar tidak segera melepuh dan membekas.

Apabila luka bakar dengan ukuran yang besar atau luka bakar pada daerah vital, segera bawa ke dokter, puskesmas, atau rumah sakit, agar mendapat penanganan yang serius.

Cara di atas sudah penulis terapkan beberapa kali, dan hasilnya luka bakar tidak menyebabkan kulit melepuh bahkan hanya menimbulkan sedikit bekas karena terlambat menanganinya.

Friday, June 30, 2017

3 Cara Praktis dan Alami Mencegah Bau Mulut

Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang kurang percaya diri, salah satunya karena bau mulut. Bau mulut atau istilah kedokterannya yaitu halitosis adalah suatu kondisi dimana mulut mengeluarkan napas dengan aroma yang tidak sedap. Memang bukanlah masalah gawat, namun bau mulut dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan diri seseorang ketika berinteraksi dengan orang lain. Tidak mengenal usia bahkan kalangan atas ataupun bawah, semua berpeluang memiliki bau mulut.

Atasi bau mulut

Tentu tidaklah secara tiba-tiba bau mulut itu muncul pada seseorang, pasti sebelum itu ada faktor pemicunya. Pada artikel sebelumnya sudah saya bahas mengenai "Penyebab Utama Bau Mulut". Tidak semata-mata terjadi gangguan pada mulut saja, namun bau mulut dapat pula timbul karena permasalahan yang terjadi pada organ pencernaan dan pernapasan dalam.

Mendeteksi bau mulut


Sebelum kepada cara mengatasi bau mulut, terlebih dahulu pahami cara mengetahui apakah diri anda memiliki napas yang bau atau tidak. Mungkin anda pernah mencoba menghembuskan napas pada telapak tangan lalu menghirupnya, tinggalkan! itu cara yang salah.

Untuk memastikan bau atau tidak napas dari mulut anda, lakukan cara berikut :

> Jilat telapak tangan anda, lalu tunggu hingga air liur mengering.
> Setelah kering, barulah anda coba hirup atau cium aromanya.

Cara alami mencegah bau mulut


Bau mulut tidak akan timbul kuncinya adalah tetap menjaga kesehatan tubuh dan kebersihan rongga mulut. Namun tidaklah mudah untuk melakukan dua hal itu. Maka dari itu, agar bau mulut tidak hinggap pada kita, atau bahkan sedang mengalami bau mulut dan ingin menghilangkannya, saya akan membagikan beberapa tips alami serta mudah untuk dilakukan dan ampuh untuk mengatasi permasalahan bau mulut.

A. Menjaga secara optimal kebersihan rongga mulut.


Selama ini bila membersihkan mulut dengan asal-asalan dan menyikat gigi kalau ingat, hentikan! Jaga kebersihan rongga mulut dengan cara :

1. Gosok gigi minimal dua kali sehari dengan tehnik dan cara yang tepat dan aman (klik disini!).

2. Jangan lupa untuk selalu membersihkan lidah setelah menggosok gigi. Selesai menggosok gigi, gosok lidah 1-2 kali saja, dengan catatan bulu sikat mengenai seluruh permukaan lidah.

3. Bila menggunakan gigi palsu, lepas dan bersihkan gigi palsu secara rutin minimal sehari sekali. Agar tidak terjadi penumpukan kotoran pada gigi palsu

4. Cek keadaan gigi dan karang gigi ke dokter minimal 6 bulan sekali. Gigi berlubang dan karang gigi akan menimbulkan bau yang tidak sedap.

B. Hindari makanan dan minuman pemicu bau mulut


Banyak makanan dan minuman yang dapat menimbulkan bau mulut, seperti pete, jengkol, bawang dan masakan-masakan yang memiliki aroma yang menyengat. Begitu juga kurangi dan hindari merokok dan minuman beralkohol.

C. Konsumsi yang sehat


1. Selalu konsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bervitamin yang baik bagi tubuh. Terutama sayur-mayur dan buah-buahan.

2. Minum cukup air putih minimal 8 gelas sehari, agar tubuh tidak sampai kekurangan cairan. Pada saat baru bangun tidur, sangat disarankan minum segelas air putih terlebih dahulu agar bau mulut hilang.

3. Rutin mengunyah permen karet yang rendah gula. Karena permen karet dapat membantu membersihkan mulut dari kotoran. Baca selengkapnya mengenai manfaat permen karet bagi kesehatan gigi di sini.


Itulah 3 tips sederhana dan mudah yang dapat anda terapkan agar bau mulut tidak menjangkiti mulut anda. Apabila saat ini anda mengidap bau mulut, ketahui penyebabnya dan segera atasi bila perlu konsultasikan ke dokter, supaya mendapatkan penangan yang tepat.

Tuesday, June 13, 2017

Tips Sebelum Pergi ke Dokter Gigi

Setiap orang tentu memiliki rasa kekhawatiran yang berbeda-beda terhadap apa yang akan dialaminya. Seperti halnya bila ingin ke dokter gigi. Masih ada sampai saat ini orang yang cemas bahkan takut pergi ke dokter gigi. Padahal tujuan ke dokter gigi adalah untuk mendapatkan sebuah perawatan. Agar rasa khawatir itu tidak mendominasi pikiran, mari kita persiapkan apa-apa saja yang harus kita lakukan sebelum ke dokter gigi. Agar anak-anak tidak takut ke dokter gigi, baca "Cara Jitu Agar Anak Tidak Takut ke Dokter"

Tips sebelum pergi ke dokter gigi

Mendapatkan suatu tindakan perawatan pada tubuh manapun termasuk gigi, tentu membutuhkan sebuah persiapan agar tujuan dari perawatan itu dapat tercapai dengan baik. Persiapan tidak hanya dilakukan oleh tenaga medis yang akan merawat, tapi penting juga bagi seorang pasien untuk mempersiapkan dirinya sebelum mendapatkan perawatan. Bukan berarti menambah beban sebelum ke dokter gigi, namun menjadi sebuah ancang-ancang bahwa kita siap menerima perawatan dari dokter.

Lakukan hal berikut sebelum ke dokter gigi


Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum pergi kedokter gigi :

1. Makan terlebih dahulu


Mengisi perut terlebih dahulu adalah hal yang mendasar. Tujuan utamanya adalah agar tumbuh mendapatkan tenaga yang prima untuk mengkuti perawatan yang akan diberikan. Dan biasanya setelah perawatan di dokter gigi, baik tambal gigi ataupun cabut gigi selesai, akan dititipkan sebuah pesan oleh dokter. Pesan itu biasanya "Gigi yang dirawat jangan digunakan untuk makan dulu beberapa jam". Tujuannya agar perawatan dapat bekerja pada tubuh dengan baik. Tambalan bisa kuat dan sisa pencabutan tidak langsung terkontaminasi oleh makanan. Maka dari itu, ingatlah makan sebelum ke dokter gigi ataupun ke dokter yang lainnya.


2. Memahami keluhan pribadi


Keluhan atau masalah kesehatan sendiri wajib dipahami. Karena saat tiba di dokter gigi sebelum mendapatkan perawatan, hal yang pertama dilakukan tenaga medis adalah mendiagnosis keluhan pasien. Penting bagi pasien untuk menyampaikan setiap keluhan kesehatan yang dirasakan, agar dokter dapat menemukan sumber permasalahan dan tepat sasaran dalam mengambil tindakan. Bila memiliki penyakit jantung, hipertensi, kelainan darah, hamil, serta penyakit sistemik lainnya, wajib disampaikan. Guna menghindari terjadinya komplikasi.

3. Menggosok gigi


Meskipun jaman sekarang dokter gigi harus memakai masker dalam menangani pasien, tapi untuk menjaga nilai kebersihan pribadi kita, ada baiknya sebelum ke dokter gigi seorang pasien menggosok gigi terlebih dahulu. Agar sisa-sisa makanan di sela-sela atau di lubang gigi hilang dan tidak menimbulkan bau mulut. Cara Menggosok gigi yang Tepat dan Aman


4. Persiapkan uang


Tidak berarti pelayanan yang dilakukan oleh dokter gigi adalah pamrih. Namun lebih kepada menghargai jasa dan tindakan perawatan yang diberikan. Setiap wilayah kabupaten, tindakan dokter gigi memiliki patokan harga yang berbeda, tergantung dari kesepakatan bersama setiap wilayahnya. Namun dalam satu wilayah kabupaten patokan harga dokter gigi adalah sama. Maka dari itu, setelah anda memahami keluhan dan perkirakan tidakan yang akan diterima, persiapkanlah reward bagi jasa tenaga medis yang menindak lanjuti keluhan anda.

5. Jangan membatasi kerja dokter gigi


Percayakan setiap perawatan kepada dokter gigi, jangan sesekali membatasi. Membatasi kerja dokter gigi maksudnya, jangan merasa lebih paham, tapi konsultasikan apa yang anda pahami bila itu berbeda. Dengar terlebih dahulu penjelasan dokter, supaya apa yang tidak anda pahami, menjadi paham. Misalnya, gigi sakit karena berlubang. Biasanya orang datang ke dokter gigi untuk mencabut gigi yang sakit itu, karena beranggapan bahwa masalah akan selesai. Namun apabila lubang kecil dan masih dapat dirawat, dokter gigi pasti akan menyarankan untuk merawat dan tidak akan mencabut gigi itu. Dokter gigi sangat diwajibkan memberikan tindakan yang terbaik bagi pasiennya.

6. Ingat obat yang sedang dikonsumsi


Apabila anda sedang mengkonsumsi obat, misalnya sakit gigi dan minum obat pereda nyeri. Sampaikan nama obat yang kita konsumsi, agar dokter dapat menentukan obat mana yang seharusnya diberikan untuk perawatan selanjutnya.


Itulah beberapa tips yang dapat anda lakukan sebelum pergi ke dokter gigi atau dokter yang lainnya. Tips ini merupakan sebuah tindakan agar anda siap untuk menerima perawatan dari dokter gigi dan tenaga medis lainnya. Supaya tujuan dari tindakan perawatan yaitu kesembuhan dan kesejahteraan pasien dapat tercapai dengan baik.

Wednesday, May 31, 2017

Cara Menggosok Gigi yang Tepat dan Aman


Membersihkan rongga mulut termasuk gigi adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang, karena peran gigi dalam rongga mulut sangat penting bagi kehidupan manusia. Membersihkan gigi tujuannya menjaga agar gigi tetap sehat dan bersih sehingga tetap dapat berfungsi dengan baik untuk mengunyah.

Cara paling tepat membersihkan gigi adalah dengan menggosok gigi. Ada banyak cara untuk membersihkan gigi baik alami maupun dengan obat kumur, namun menggosok gigilah cara terbaik membersihkan gigi, karena dapat menjangkau keseluruh bagian gigi.

Menggosok gigi tidaklah hal yang baru di telinga kita, karena dari sejak masih anak-anak telah diajarkan dan diwajibkan untuk menggosok gigi dengan teratur. Namun masih banyak orang menggosok gigi dengan cara yang salah.

Cara menggosok gigi yang salah


Menggosok gigi banyak cara dan tekniknya. Untuk menghindari hal yang buruk, mari ketahui cara menggosok gigi mana yang salah dan mana cara menyikat gigi yang benar.

Menggosok gigi yang salah adalah dengan cara menggosokan permukaan samping gigi dengan gerakan maju - mundur horizontal. Gerakan ini akan mengenai permukaan gigi serta gusi yang menutupi bagian akar gigi. Sehingga lambat laun gusi yang seharusnya menutupi permukaan akar gigi akan mengalami resesi. Resesi ginggiva (gusi) maksudnya adalah gusi akan turun menuju arah akar gigi karena trauma, sehingga bagian gigi yang seharusnya tertutup oleh gusi menjadi terbuka, lalu timbulah masalah.


Bagaimana cara menggosok gigi yang baik dan benar ?


Sebelum kepada cara menggosok gigi, pilihlah sikat gigi yang baik untuk digunakan serta pasta gigi yang mengandung bahan yang dibutuhkan oleh gigi untuk mencegah terjadinya kerusakan pada gigi.

Banyak cara menggosok gigi yang benar. Salah satu cara yang benar dan aman bagi gigi dan gusi sekitarnya yang akan saya paparkan lengkap beserta gambarnya, adalah sebagai berikut :


1. Permukaan luar gigi


Penggang sikat gigi dengan sudut kemiringan 45 derajat. Letakan permukaan bulu sikat pada gusi. Lalu gerakkan sikat ke arah mahkota gigi dengan gerakan setengah memutar dan satu arah, jangan bolak balik! Lakukan 8 kali setiap permukaan luar gigi kedua rahang dengan tekanan yang ringan.





2. Permukaan kunyah


Permukaan kunyah gigi digosok dengan cara horizontal maju - mundur (dua arah) sebanyak 8 kali baik di rahang atas maupun di rahang bawah.







3. Permukaan dalam gigi


Permukaan dalam gigi yang berada di sebelah kiri dan kanan lakukan seperti gerakan menggosok permukaan luar gigi. Untuk permukaan dalam gigi bagian depan, letakkan sikat gigi pada gigi dengan posisi lurus kedepan. Gosok gigi dengan gerakkan menarik sikat ke depan secara satu arah, jangan bolak balik! Lakukan 8 kali dengan tekanan yang ringan.




4. Permukaan lidah

Permukaan lidah sering dilupakan untuk dibersihkan. Gosok lidah dengan permukaan sikat dengan lembut dan tekanan ringan sekali saja.

5. Berkumur

Berkumurlah sekali saja atau sekedar membilas busa pasta gigi yang ada. Agar kandungan flouride pasta gigi tidak larut.


Urutan menggosok gigi tidaklah selalu atau wajib seperti di atas, namun cara dan tekniknyalah yang wajib diikuti.

Waktu yang tepat untuk menggosok gigi adalah, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Menggosok gigi minimal 3 menit tiap kali menggosok gigi dan jangan menggosok gigi lebih dari 3 kali dalam sehari. Menggosok gigi yang berlebihan dapat membunuh bakteri baik di dalam mulut. Berikan tekanan yang ringan agar tidak melukai gusi di sekitar gigi.

Thursday, May 18, 2017

Tips Aman Mencabut Gigi di Rumah

Jaman dulu saat masih anak - anak, pernahkah anda mencabut gigi susu anda sendiri atau dengan bantuan orang tua di rumah? Bagi yang pernah mengalaminya tentu itu sangat berkesan dan memiliki keberanian yang lumayan. Pasalnya, mencabut gigi di rumah tanpa dilakukan anastesi / bius terlebih dahulu, jadi rasa sakit saat dicabut sangat terasa.


Mencabut gigi sendiri di rumah atau tanpa pergi ke dokter gigi, biasanya dilakukan saat fase gigi susu tanggal. Karena gigi susu yang akan tanggal memiliki akar yang pendek dan sangat mudah untuk dicabut tanpa menggunakan alat bantu. Gigi susu atau nama lainnya gigi sulung adalah gigi sementara yang nantinya akan digantikan dengan gigi permanen. Menjelang tanggal, akar dari gigi susu akan mengalami resorbsi sehingga memendek sedikit demi sedikit, sehingga gigi akan mengalami kegoyangan karena kehilangan perlekatan.

Bagaimana cara mencabut gigi yang aman ?


Perhatikan beberapa hal dibawah ini agar pencabutan gigi dapat dilakukan dengan baik dan aman. Gigi yang dapat dicabut adalah gigi susu, dan tidak dapat dilakukan pada gigi permanen. Karena gigi permanen memiliki akar yang panjang dan tidak mudah goyang tanpa adanya kelainan.

1. Pastikan gigi susu sudah waktunya tanggal


Hal yang pertama adalah memastikan bahwa gigi susu sudah waktunya tanggal dan goyang. Untuk mencegah agar tidak terjadinya tanggal prematur dari gigi susu. Maksudnya adalah agar benih gigi permanen tidak kehilangan arah tumbuhnya, karena gigi susu merupakan petunjuk arah tumbuhnya gigi permanen. Untuk mengetahui waktu tanggalnya gigi susu, klik disini


2. Jari tangan harus bersih

Jari tangan hingga pergelangan tangan harus dalam keadaan bersih. Cuci tangan dengan sabun terlebih dahulu. Karena mencabut gigi akan membuat sebuah luka di gusi. Maka dari itu tangan harus bersih, agar bakteri dan kuman pada tangan yang kotor tidak masuk melalui luka pada gusi dan menyebabkan infeksi.


3. Goyangkan terlebih dahulu

Goyangkan sedikit demi sedikit. Hindari melakukan pencabutan apabila gigi belum sangat goyang. Lakukan dengan sedikit tekanan agar jaringan yang melekat terlepas dari akar gigi.

4. Cabut


Lakukan gerakan mencabut dengan hati - hati dan pelan - pelan. Agar pegangan dapat terkontrol dan gigi dapat terlepas dengan aman.

5. Bius alami


Apabila merasa kurang percaya diri atau sedikit takut dengan rasa sakit, lakukanlah bius atau anastesi alami dengan es batu. Tempelkan es batu pada gusi dibawah gigi yang akan dicabut sekitar 1 - 2 menit, sampai gusi benar - benar terasa dingin. Sensasi dingin juga mempercepat pembekuan darah setelah pencabutan.


6. Jangan terlalu banyak berkumur

Kumur secukupnya. Karena berkumur yang berlebihan malahan membuat darah susah membeku, sehingga darah akan terus mengalir.


Itulah beberapa tips mencabut gigi sendiri di rumah atau tanpa pergi ke dokter gigi untuk gigi susu. Namun apabila gigi susu tidak goyang walau sudah waktunya tanggal, pergilah ke dokter gigi agar mendapat penanganan yang baik. 

                      Baca Juga :
                                          Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Susu
                                          Mitos Cabut Gigi Dapat Merusak Mata
                                          Tidak Dianjurkan Cabut Gigi Bila

Friday, April 28, 2017

Fungsi Gigi - gigi Manusia

Gigi manusia diciptakan oleh Tuhan dengan tujuan untuk membantu manusia dalam mencerna makanannya sebelum masuk ke dalam perut dan diolah oleh organ dalam. Di dalam rongga mulut terjadi pencernaan secara mekanis yaitu oleh gigi geligi, dan kimiawi oleh air ludah dan zat-zat yang terkandung dalam air ludah itu. Makanan sangat perlu dikunyah terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam mulut agar pencernaan di dalam perut tidak bekerja sangat berat. Menurut teori yang ada pengunyahan makanan harus dilakukan sesuai dengan jumlah gigi, yaitu 32 kali pengunyahan, barulah makanan dapat ditelan. Namun kenyataannya tidak sesuai dengan teori yang berlaku. Mungkin hanya 10 –   20 kali kunyah makanan langsung tertelan.


Pengetahuan tentang gigi berikutnya yang saya akan bagikan pada artikel kali ini adalah menyangkut tentang pengunyahan dan pencernaan makanan, yaitu “Fungsi masing-masing gigi dalam proses pengunyahan”. Setiap hari manusia pasti melakukan proses pengunyahan, namun mengunyah hanya sekedar mengunyah, tanpa mengetahui fungsi gigi yang ada. 

Pada buku “Anatomi Gigi” ciptaan drg. Ny. Itjingningsih W.H. dikatakan gigi manusia masuk ke dalam golongan Heterodontal/heterodont. Heterodontal/heterodont ialah gigi geligi yang mempunyai bermacam-macam bentuk dan fungsi, misalnya pada anjing, kucing, kera dan manusia. 

Menurut drg. Ny. Itjingningsih dalam bukunya,

Gigi geligi manusia dibagi menjadi beberapa golongan :


1. Golongan insisivus

    Gigi seri, fungsinya adalah untuk mengiris/memotong makanan.


2. Golongan kaninus     

    Gigi taring, fungsinya adalah untuk mengiris dan menyobek makanan.

3. Gologngan premolar

    Gigi geraham kecil, fungsinya adalah untuk menyobek dan membantu menggiling makanan.


4. Golongan molar          : 

Gigi geraham besar, fungsinya adalah untuk mengunyah, menumbuk, dan menggiling makanan karena mempunyai permukaan kunyah yang lebar dengan banyak tonjolan-tonjolan dan lekukan-lekukan.


Pertanyaan mengenai fungsi dari masing-masing gigi biasanya banyak bermunculan di kalangan anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Agar kita suatu saat dapat menjawab pertanyaan dari mereka dengan tepat, ada baiknya kita membaca dan mengetahui fungsi dari masing-masing gigi yang ada.

Baca juga  : Waktu pertumbuhan gigi susu/sulung
                    Waktu pertumbuhan gigi permanen

Thursday, April 20, 2017

Cabut Gigi Hanya Karena Berlubang?

Pola pikir masing-masing orang mengenai kesehatan saat ini harusnya sudah semakin baik. Tidak semata berpatokan pada cara tradisional jaman dulu, tapi harus diimbangi dengan perkembangan jaman saat ini. Lebih ke hal kesehatan yang spesifik pada masalah gigi. Beberapa kali saya menemukan orang yang masih saja berpikir singkat mengenai masalah gigi yang dialaminya. Artinya apa yang menurutnya baik ingin dilakukan, tanpa mendengar perkataan yang lebih paham dibidangnya. Yang paling sering saya jumpai adalah orang yang mengalami sakit gigi karena gigi berlubang lalu datang ke dokter gigi ingin dilakukan pencabutan.


Adakah pembaca saat ini masih memiliki pola berpikir demikan? Bila ada, lupakan dan mari lebih memahaminya. Gigi berlubang memiliki beberapa jenis yang berbeda dan rasa sakit yang ditimbulkan juga tentu berbeda. 


Mencabut gigi yang berlubang yang menjadi penyebab sakit tidak akan menyelesaikan masalah, namun akan menimbulkan masalah lain lagi. Gigi manusia sebenarnya tidaklah diam mematok diri, tapi dapat bergerak sewaktu-waktu karena ada faktor penyebabnya. Salah satunya karena kehilangan gigi pasca pencabutan. 

Akibat yang timbul bila gigi dicabut :


a. Bila gigi yang lubang dicabut, gigi-gigi tetangga dari gigi tersebut akan mengalami pergerakan mencari titik kontak yang baru sehingga gigi tidak lagi berdiri tegak, malahan menjadi miring. 

b. Gigi yang menjadi pasangannya pun akan mencari titik kontak gigit baru. Misalnya salah satu gigi bagian bawah dicabut, maka pasangan gigi di bawahnya akan turun ke permukaan mencari kontak gigit yang baru. Itu berdampak pada terbukanya akar gigi yang akan menyebabkan gigi ngilu bahkan gigi dapat menjadi goyang lalu lepas.



Klik Gambar!

c. Mengganti gigi yang telah dicabut dengan gigi palsu. Kedengarannya memang mudah, tapi ketahuilah menggunakan gigi palsu walaupun hanya satu tidaklah memberikan rasa nyaman di mulut bak gigi aslinya. Akan ada rasa tidak enak dan kurang cocok di dalam mulut.


Maka dari itu cabut gigi merupakan jalan terakhir bila gigi sudah benar-benar tidak dapat diselamatkan atau dirawat dan keberadaannya menimbulkan masalah. Solusi yang tepat untuk gigi berlubang adalah dengan dilakukan penambalan. Jika jaman dahulu gigi yang lubang ditambal menggunakan bahan yang bernama ‘Amalgam’, yang memiliki warna tambalan silver seperti perak. Jelas bila digunakan saat ini akan mengganggu penampilan. Tambalan jenis itu saat ini sudah tidak digunakan lagi oleh dokter gigi karena selain masalah estetika, bahan tambalan itu mengandung bahan merkuri yang berbahaya untuk  kedepannya. Tambalan yang saat ini digunakan adalah jenis ‘komposit’ atau ‘Glass Ionomer’ yang memiliki warna serupa dengan gigi. Jadi tidak akan mengganggu penampilan dan aman, serta tetap kuat.

Sunday, April 9, 2017

Cara Jitu Agar Anak Tidak Takut ke Dokter

Ketakutan anak-anak untuk pergi ke dokter bukanlah suatu fenomena baru di masyarakat. Dokter dianggap sebagai suatu mahluk yang menyeramkan di mata dan pikiran anak-anak. Begitu halnya di praktik dokter gigi saya bekerja, tidak sedikit saya jumpai anak-anak dengan rasa takut bahkan dengan raut wajah yang terpaksa datang memeriksakan keadaan giginya. Salah satu hal yang mereka takutkan adalah jarum suntik. Saat dokter memeriksakan keadaan giginya, banyak anak-anak bertanya dengan nada ketakutan, “dok, apa saya akan disuntik?”.

Pertanyaan yang utama muncul di benak orang tuanya adalah mengapa anak saya takut? Sebelemun mengetahui cara membujuk, ketahui dahulu penyebabnya.Ketakutan anak-anak biasanya muncul karena sesuatu yang pernah didengar atau pernah mereka alami, sehingga menjadikan efek trauma bagi mereka. 

Alasan yang mendasar yang menyebabkan anak takut pergi ke dokter atau dokter gigi adalah : 


1. Dokter dijadikan sebagai bahan hukuman bagi anak-anak. 


Misalnya saat anak-anak melakukan kesalahan, orang tua menegur bahkan menakut-nakuti dengan kalimat “Jangan berbuat seperti itu! Nanti dibawa ke dokter biar disuntik” atau yang lainnya. Sehingga dalam perasaan anak-anak tumbuh rasa takut ke dokter, karena akan disuntik. 

2. Rayuan bohong. 


Maksudnya dalam rayuan itu terisi kalimat pemanis yang membatasi tindakan dokter. Misalnya “Yuk pergi kedokter gigi, hanya dilihat dan dielus-elus saja giginya”. Tapi kenyataannya gigi si anak harus ditambal atau dilakukan pencabutan gigi susu. Nah dari situ biasanya anak akan merasa terbohongi, lalu menolak tindakan dokter dan timbulah rasa kecewa sehingga menjadi takut datang ke dokter.

Nb : Alasan mendasar di atas, saya simpulkan berdasarkan pengalaman yang saya dapatkan.


Setelah mengetahui penyebabnya, barulah kita bahas cara membuat anak agar tidak takut untuk pergi ke dokter atau dokter gigi. Pasalnya bila anak-anak telah terlanjur takut karena hal-hal diatas, lumayan susah dan perlu waktu untuk mengubah pandangan anak-anak tentang dokter. Jadi lebih baik tanamkan pada anak-anak dari sejak dini hal-hal berikut :

Cara jitu agar anak tak takut ke dokter atau dokter gigi :


1. Jangan sesekali menakut-nakuti dan menghukum anak-anak dengan kalimat yang berkaitan dengan dokter.

2. Tanamkan pandangan yang baik dan menyenangkan mengenai dokter. Misalnya, anggap suatu penyakit itu sebuah monster jahat yang menyerang tubuh anak, lalu jadikan dokter sebagai seorang pahlawan yang menyelamatkan si anak, atau dengan cara yang lainnya.

3. Jangan membuat rayuan bohong yang membatasi tindakan dokter terhadap anak. Dokter sebagai seorang yang sudah profesional dibidang kesehatan, pasti tahu tindakan terbaik bagi si anak.

4. Berikan hadiah untuk keberaniannya. Atau janjikan hadiah bila anak mau ke dokter. Hal ini merupakan cara yang jitu membuat anak melawan rasa takutnnya. Memberikan hadiah bagi usaha yang telah dilakukan oleh si anak merupakan suatu hal yang menyenangkan bagi si anak. Tidak selalu hadiah berupa benda namun yang terpenting adalah dengan memberikan pujian yang membuatnya senang.

Itulah beberapa tips yang dapat saya berikan, tentunya ini cara jitu membuat anak tidak takut pergi kedokter yang patut diterapkan pada anak dari sejak dini. Sebelum anak-anak mendengar persepsi negatif dari teman-temannya atau orang lain. 

Wednesday, April 5, 2017

Tidak Dianjurkan Cabut Gigi Bila

Pencabutan gigi adalah jalan terakhir yang akan diambil oleh seorang tenaga kesehatan terhadap keadaan gigi yang sudah tidak dapat dirawat dan keberadaannya mengganggu kesehatan. Tindakan pencabutan gigi akan meninggalkan luka pada gusi, yang menyebabkan darah mengalir keluar. Artinya mencabut gigi berkaitan dengan sistemik tubuh.

Sebelum mencabut gigi ada hal-hal yang wajib dihindari oleh orang yang bersangkutan. Resiko tentu ada bila hal-hal yang wajib dihindari malahan tidak diterapkan dengan baik. Bukan hanya tugas dokter gigi memastikan keadaan pasiennya, namun kita juga patut mengetahui keadaan tubuh dan kesehatan kita sebelum mencabut gigi.

Beberapa keadan kesehatan yang patut diwaspadai sebelum mencabut gigi :


1. Adanya kelainan darah

Kelainan darah yang tidak dianjurkan untuk pencabutan gigi seperti :

a.Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi dimana tekanan darah pada dinding arteri meningkat. “Pada pasien dengan hipertensi yang tidak terkontrol, tindakan pencabutan gigi beresiko menimbulkan perdarahan yang berkaitan dengan penggunaan obat bius yang mengandung vasokonstriktor(penyempit pembuluh darah), sehingga tekanan darah semakin meningkat dan menyebabkan pecahnya pembuluh darah kecil dan terjadi perdarahan”, ungkap dr.Jesicca Florencia dalam forum diskusinya. Sebaiknya periksakan dahulu tekanan darah anda ke dokter spesialis dalam, untuk mendapatkan obat penurun tekanan darah, agar pencabutan dapat dilakukan.

b.Hemofilia

Hemofilia adalah kelainan pada pembekuan darah. Perdarahan yang terjadi akibat luka pencabutan akan susah dihentikan. Hemofilia merupakan penyakit keturunan yang jarang dijumpai. Bila anda mengidap hemofilia, periksakan dahulu ke dokter spesialis dalam, sebelum melakukan pencabutan gigi.


2. Memiliki Penyakit Jantung


Di dalam rongga mulut terdapat berbagai macam bakteri yang berpotensi menimbulkan penyakit. Pencabutan gigi berkaitan dengan perdarahan dan saraf yang terhubung langsung dengan jantung. Setelah pencabutan akan menyebabkan luka pada gusi yang menjadikan jalan masuk bagi bakteri didalam mulut dan menginfeksi jantung. Bila pasien dengan riwayat jantung tidak disarankan untuk segera melakukan pencabutan gigi karena dapat berdampak buruk bagi pasien. Namun bila keadaan pasien stabil dan kebersihan mulut baik, maka dapat dilakukan pencabutan gigi dengan mengerti dampaknya.

3. Diabetes Militus


Pada penderita diabetes militus (DM) dalam darahnya memiliki kandungan plasma darah yang terdiri dari air dan adanya kandungan gula berlebih. Sehingga air dalam plasma darah akan diserap oleh gula yang mengakibatkan pengentalan darah dan lambatnya aliran darah. Lambatnya aliran darah mengakibatkan kemampuan tubuh memerangi infeksi menjadi menurun, sehingga bakteri akan mudah masuk dan menginfeksi tubuh. Kandungan glukosa yang tinggi juga menyebabkan susahnya pembekuan darah.

4. Hamil 


Ibu-ibu hamil tidak dianjurkan cabut gigi dengan alasan kesehatan janin. Baik faktor dari obat anastesi yang digunakan dan bakteri yang dapat masuk melalui luka dapat mempengaruhi kesehatan janin.


Beberapa keadaan di atas adalah kontra indikasi untuk tindakan pencabutan gigi. Karena menghindari resiko yang lebih berbahaya bagi hidup manusia. Bila anda pengidap salah satu keadaan di atas, rajinlah periksakan kondisi kesehatan pada dokter yang berpotensi dibidangnya.

  Nb : Kebersihan mulut sangat dibutuhkan dalam tindakan pencabutan gigi, untuk mengurangi                      resiko bakteri berbahaya masuk ke dalam luka.

Friday, March 24, 2017

Tips Memilih Pasta Gigi

Saat ini telah banyak tercipta berbagai jenis dan merk pasta gigi dengan kandungan dan ciri khasnya masing-masing. Berbagai macam cara penawaran dan promosi dilakukan oleh pihak produsen agar produknya diminati masyarakat. Baik itu dijanjikan mencegah gigi berlubang, melindungi gigi dari serangan bakteri, atau dapat memutihkan gigi dengan instan. Tentu dengan seperti itu malahan membuat para konsumen yaitu kita menjadi bingung. Bingung menentukan yang sesuai dengan kebutuhan gigi kita. Pada artikel kali ini, saya akan memeberikan tips agar kita semakin pintar menentukan pasta gigi yang benar-benar dibutuhkan bagi gigi. Dan selain itu juga saya akan sedikit membahas tentang cara yang tepat dalam pemaikaiannya. 


Pasta gigi yang baik bagi kesehatan gigi kita adalah :


1. Mengandung flouride


Flouride adalah kandungan dalam pasta gigi yang berfungsi dalam membantu proses remineralisasi email. Maksudnya, email yang mengalami penurunan kepadatan atau pengurangan lapisannya, akan dibantu proses pemulihannya oleh zat flouride ini. Menurut Academy of General Dentistry, menggosok gigi dengan pasta gigi ber-fluoride dua kali sehari bisa mengurangi kerusakan gigi hingga 40 persen.


2. Sedikit mengandung detergen


Dapat dikatan seperti itu. Karena detergen yang terdapat di pasta gigi fungsinya hanya memproduksi busa. Belakangan ini dilaporkan bahwa pasta gigi yang memiliki kandungan detergen yang terlalu banyak dapat menyebabkan sariawan.

3. Memiliki kandungan anti bakteri


Kandungan anti bakteri yang biasanya terdapat pada pasta gigi adalah triclosan. Juru bicara FDA, Andrea Fischer, mengatakan pasta gigi yang mengandung triclosan telah "terbukti" efektif mengurangi plak dan radang gusi. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa pasta gigi dengan triclosan lebih efektif mengurangi plak dan radang gusi dibanding yang tidak memiliki triclosan, dikutip dari healthliputan6com.

4. Pemutih gigi tidak terlalu penting


Sebenarnya kandungan yang dimaksud bukanlah untuk memutihkan gigi. Namun fungsi sebenarnya adalah untuk menhilangkan noda yang terjadi pada gigi. "Pasta gigi dengan pemutih mengandung 'pengampelas' ringan untuk membantu menghilangkan noda di permukaan gigi," kata Clifford Whall, PhD, Direktur American Dental Association (ADA) Seal of Acceptance Program. Dikutip dari femalekompascom.


Setelah mengetahui kandungan pasta gigi yang baik. Sekarang penting untuk diketahui untuk pemakaiannya. Pasta gigi dipakai dan dioleskan pada sikat gigi cukup hanya sebesar biji jagung atau biji kacang tanah saja. Menjaga agar kandungan didalam pasta gigi cukup untuk gigi dan dapat bekerja secara efektif. Karena bila berlebih, malah membuat masalah pada gigi. Jangan tirukan hal yang biasa diperlihatkan pada iklan-iklan pasta gigi, yang menggunakan pasta gigi hingga menutupi semua permukaan bulu sikat.


Hal yang tidak kalah pentingnya, bedakan pasta gigi anak dan orang dewasa. Apa yang saya tuliskan di atas merupakan kandungan pasta gigi yang baik gigi dewasa. Karena pasta gigi yang digunakan untuk anak dan dewasa berbeda. Perbedaannya terletak pada kandungan fluoride-nya. Pasta gigi yang aman untuk anak-anak mengandung fluoride sebanyak 250-500 ppm, dengan catatan jangan sampai tertelan oleh anak. Sedangkan untuk dewasa kandungan fluoride maksimum adalah 1000 ppm.

Baca Juga :
                   1. Menjaga Kebersihan dan Penggantian Sikat Gigi
                   2. Cara Memilih dan Menggunakan Obat Kumur yang Baik
                   3. Bahaya Penggunaan Tusuk Gigi

Sunday, March 19, 2017

Tukang atau Ahli Gigi

Tak dapat dipungkiri beberapa tahun belakangan ini keberadaan tukang/ahli gigi semakin banyak dan menjamur. Bisa dikatakan mengalahkan pertumbuhan praktik dokter gigi. Persaingan pun juga akhirnya muncul. Dengan berbagai macam cara dilakukan untuk menarik pasien datang. Bila dalam hal promosi dan pemasaran jelas dokter gigi jauh kalah. Karena undang-undang kedokteran gigi melarang adanya promosi dalam bentuk apapun dan pada plang praktik hanya dibolehkan sebegitu kecilnya serta wajib berwarna putih tanpa perhiasan apa-apa. Berbeda halnya denga tukang/ahli gigi yang dapat saja melakukan promosi dan memasang plang yang menarik untuk menarik perhatian.

Kebanyakan masyarakat saat ini belum mengetahui fungsi dan tujuan keduanya ini. Masih ada yang berpendapat bahwa dokter gigi dan tukang/ahli gigi itu sama. Jawabannya adalah tidak! Jelas berbeda, profesi sebagai dokter gigi dengan tukang/ahli gigi. Perbedaannya sudah diatur dalam Peraturan Kementrian Kesehatan. Untuk tukang/ahli gigi diatur dalam “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Pembinaan, Pengawasan dan Perizinan, Perkerjaan Tukang Gigi”.
Tukang/Ahli gigi diberikan legalitas untuk pembuatan gigi tiruan/palsu yang sebagian atau penuh, dan melakukang pemasangan gigi tiruan. Bahan gigi tiruannya harus terbuat dari heat curing acrylic yang memenuhi persyaratan kesehatan. Dan dalam pemasangan gigi tiruan tidak boleh menutupi sisa akar.

Tujuan saya membuat artikel ini adalah karena keprihatinan saya terhadap masyarakat yang menjadi korban tukang/ahli gigi yang tidak sesuai dengan aturan. Beberapa kali saya menjumpai pasien pergi ke dokter gigi dengan masalah pada gigi tiruannya setelah dari tukang/ahli gigi. Salah satunya sisa akar yang masih tersisa lalu membusuk dan menyebabkan pasien sakit gigi. Kemudian ada juga pemasangan gigi tiruan menggunakan perekat atau lem yang berbahaya dan menimbulkan bau yang menyengat. Sehingga tidak jarang keluhan yang terjadi lebih parah dari keluhan awal.

Terlepas dari permasalahan gigi tiruan, tukang gigi tidak diizinkan memasang bracket atau kawat gigi. Tapi banyak tukang/ahli gigi yang melawan aturan dengan melakukang pemasangan bracket. Sehingga tak sedikit orang yang telah dipasangkan bracket mengalami keluhan lalu pergi ke dokter gigi. Salah satu keluhannya adalah, gigi malah menjadi tidak beraturan dan gusi menjadi radang. Untuk diketahui pemasangan bracket hanya boleh dilakukang oleh dokter gigi yang memiliki sertifikat atau dokter gigi spesialis ortho. Jadi dapat dikatan dokter gigi sebagai penadah pasien yang terkena efek samping dari tindakan tukang/ahli gigi yang melanggar aturan.

Bukannya melarang untuk pergi ke tukang/ahli gigi. Namun, untuk lebih amannya, marilah kita lebih cermat lagi memilih tempat dimana kita harus berobat agar mendapat perawatan yang baik. Saya menulis artikel ini sesuai dengan pengalaman yang saya dapatkan selama ini. Agar wawasan kita semakin terbuka dan mengetahui lebih jelasnya lagi. Jangan tergiur dengan harga yang relatif murah. Tapi lihatlah dari cara penanganan & perawatannya, serta tingkat kebersiha alat-alat serta lingkungannnya. Semoga artikel ini membantu anda membuka wawasan dalam bidang kesehatan gigi dan mulut.

Friday, March 17, 2017

Manfaat Permen Karet Bagi Kesehatan Gigi

Pemen karet banyak digemari di kalangan anak. Disukai karena strukturnya yang kenyal sehingga dapat dikunyah berulang-ulang, serta dapat ditiup sehingga membentuk balon. Disisi lain kesukaan terhadap permen karet juga dapat membantu kita dalam menjaga kesehatan, seperti memperbaiki ingatan, mengurangi konsumsi rokok, berguna juga bagi orang yang ingin diet, dll. Pada ulasan kali ini, saya akan berbagi info mengenai manfaat permen karet bagi kesehatan gigi dan mulut. Mungkin banyak yang belum tahu, sehingga memandang permen karet hanya dari rasa manisnya dan kegemaran sebagian orang saja.

Sebelum menuju manfaat permen karet bagi kesehatan gigi dan mulut, permen karet yang baik dikonsumsi adalah permen karet yang sedikit atau tidak mengandung gula dan rasa manis yang berlebihan. Tujuannya agar rasa manis yang dikeluarkan permen karet tidak merusak lapisan gigi. Permen karet yang baik adalah, permen karet yang manisnya berasal dari pemanis buatan, seperti xylitol, aspartam, atau sorbitol. Pemanis buatan ini tidak akan menyebabkan rusaknya lapisan gigi. Selain itu, perbedaan permen karet yang mengandung gula dan gula buatan terletak pada jumlah kandungan kalorinya. Pada permen karet yang mengandung gula memiliki 10 kalori, sedangkan yang bebas gula hanya mengandung 5 kalori saja.Hati-hati memilih permen karet yang banyak dijual untuk menarik perhatian anak-anak. Dijual dengan warna yang mencolok dan rasa yang beraneka ragam. Disarankan memilih permen karet yang memiliki warna yang normal seperti putih saja dengan kemasan yang aman dari bakteri dan penyakit.



Manfaat yang bisa kita dapatkan dari permen karet bagi kesehatan gigi adalah :


1. Membantu membersihkan sisa-sisa makanan, kotoran dan bakteri di dalam mulut dapat dilakukan dengan mengunyah permen karet setelah makan kira-kira 20 menit secara rutin.

2. Kegiatan mengunyah dapat membantu produksi air liu, sehingga fungsi air liur sebagai proteksi gigi dapat tercapai dengan baik.

3. Mengunyah permen karet terlebih yang mengandung xylitol dapat mengurangi terbentuknya lubang-lubang kecil yang terjadi pada gigi.

4. Menyegarkan napas yang keluar dari mulut.


Itulah beberapa manfaat yang bisa kita dapat dari mengunyah permen karet dengan kandungan yang aman, sehingga dapat membantu kebersihan rongga mulut. Namun perlu diketahui mengunyah permen karet tidak dapat menggantikan kewajiban menyikat gigi. Karena tingkat kebersihan gigi yang tercapai lebih baik dengan menggunakan sikat gigi.

Tuesday, February 28, 2017

Cara Memilih dan Menggunakan Obat Kumur yang Baik

Mulut merupakan organ tubuh yang selalu aktif dan terkontaminasi oleh berbagai jenis makanan. Tak bisa dihindari bila setelah makan mulut akan mengeluarkan aroma yang kurang sedap. Untuk mengatasi hal itu, dapat dilakukan dengan menyikat gigi atau dengan berkumur dengan obat kumur. Obat kumur dapat digunakan karena mengandung bahan penyegar yang dapat mencegah bau mulut. Saat ini sudah semakin banyak obat kumur yang beredar di pasaran dengan masing – masing keunggulannya.

Pilih obat kumur yang mana?

Tapi taukah anda cara pemilihan dan penggunaan obat kumur yang tepat, yang tentunya berpengaruh baik bagi mulut? Seperti yang saya dapat kutip di detikhealt, seorang profesor yang bernama drg. Heriandi Sutadi SpKGA(K), PhD mengatakan “Pakai obat kumur harus hati-hati karena ada beberapa yang mengandung alkohol yang tinggi” . Sifat alkohol adalah mengiritasi, seperti pada obat kumur yang saat digunakan menimbulkan sensasi yang munusuk-nusuk dan cenderung keras terasa di dalam mulut, itu berarti obat kumur itu mengandung alkohol yang tinggi dan tidak aman bagi mulut. “Sebaiknya pilihlah obat kumur dengan kandungan bahan alami untuk meminimalisir efek samping yang ditimbulkan” sambung drg. Heriandi. Sebaiknya pilih obat kumur tanpa kandungan alkohol atau dengan kandungan alkohol yang sangat sedikit. Untuk pemakaiannya pun sangat tidak dianjurkan seringkali ataupun setiap hari. “Jangan pakai obat kumur setiap hari! Pemakaian obat kumur setiap hari dapat menyebabkan lidah terbakar, kebal, sampai mati rasa”, pesan drg. Heriandi. Selain efek samping yang terjadi pada lidah, juga dapat membuat gigi kering sehingga tumbuh jamur dan membuat rasa yang tidak nyaman di mulut.

Tujuan penggunaan obat kumur sebenarnya adalah untuk membunuh kuman-kuman berbahaya bagi mulut, tapi bila digunakan setiap hari, kuman-kuman baik pun akan ikut terbunuh. Penggunaan obat kumur sebaiknya pada saat kondisi mulut sedang tidak sehat, tapi tidak berkali-kali, cukup sekali saja. Setelah menggunakan obat kumur jangan langsung dibilas dengan air, tapi tunggu beberapa saat, agar zat-zat yang diperlukan tidak langsung larut, barulah berkumur dengan air bersih.

Menjaga Kebersihan dan Penggantian Sikat Gigi

Menjaga kebersihan gigi adalah hal yang sangat wajib dilakukan setiap orang, untuk merawat dan menjaga gigi tetap sehat dan bersih. Menjaga kebersihan gigi banyak caranya, dan salah satunya adalah dengan menyikat gigi. Sisa makanan yang menempel dan terselip di sela-sela gigi akan sangat mudah dibersihkan dengan sikat gigi. Tapi agar kebersihan gigi dapat tercapai sempurna, perhatikanlah selalu sikat gigi yang anda pakai. Karena sebuah penelitian mengungkapkan bahwa, sikat gigi juga merupakan faktor yang dapat membuat orang jatuh sakit. Pada artikel kali ini saya akan memberikan ulasan tentang cara merawat sikat gigi yang baik agar aman digunakan.

Gambar bulu sikat yang baik

Mungkin saat anda menggunakan sikat gigi, anda tidak pernah menyadari saat bulu sikat membersihkan sisa makanan, saat itu juga bulu sikat terkontaminasi dengan bakteri yang ada di sisa makanan dan bakteri mikroba yang terdapat di dalam mulut. Bakteri yang menempel di bulu sikat dapat bertahan hidup hingga berminggu-minggu lamanya. Apalagi bila sikat gigi setelah dipakai hanya dibilas saja untuk menghilangkan busa sisa pasta gigi.


Sikat gigi setelah dipakai memang seharusnya dibersihkan, agar bakteri dan sisa makanan tidak tetap menempel pada permukaan sikat gigi. Cara yang benar membersihkan sikat gigi adalah, dengan dibilas dan bersihkan seluruh permukaan sikat gigi menggunakan air mengalir. Bila perlu rendam sikat gigi di obat kumur anti bakteri beberapa saat, lalu disimpan. Penyimpanannya pun tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Jangan menyimpan sikat gigi yang basah di dalam lemari atau dalam cangkir dengan posisi terbalik. Simpanlah sikat gigi di rak yang terbuka atau di cangkir dengan posisi tegak dan bulu sikat berada di atas. Beri penutup pada bulu sikat, dengan penutup yang ada lubangnya agar udara tetap dapat masuk. Karena kurangnya udara, dapat menyebabkan sikat gigi tetap lembab dan menjadikan tempat bersarangnya bakteri.
           
   
Selanjutnya, gantilah sikat gigi anda secara berkala, minimal 3 bulan sekali atau bila bulu sikat sudah mulai mekar dan rusak. Karena bulu sikat yang sudah mekar dan rusak tidak dapat lagi membersihkan gigi dengan sempurna. Terlebih lagi, jika anda mengalami suatu penyakit, dan setelah sembuh segeralah ganti sikat gigi anda. Karena sikat gigi yang digunakan saat anda sakit berpeluang menyimpan bakteri penyakit.



Terakhir, jangan sesekali menggunakan sikat gigi secara bergantian dari satu orang ke orang lain, walaupun masih dalam keluarga. Karena kita tidak tahu bakteri apa yang ada di dalam mulut seseorang yang tentu dapat membuat kita tertular. Berbagi sikat gigi berarti mentransfer air liur, bakteri, hingga penyakit pada seseorang. Perhatikan selalu kesehatan anda mulai dari hal yang terkecil, seperti sikat gigi. Ingat dan jaga selalu kebersihan sikat gigi dan selalu ganti sikat gigi secara berkala.