Monday, April 3, 2017

Tindakan pada Gigi Berlubang

Gigi berlubang atau karies merupakan hal yang menjadi faktor pemicu timbulnya permasalahan berikutnya. Bisa jadi timbul rasa ngilu bahkan nyeri, atau menjadi tempat terjebaknya makanan. Dan tidak terhenti sampai disitu saja, masalah berikutnya yang lebih serius siap muncul bila tidak ditindak lanjuti seperti pada artikel :

Bahaya Gigi Berlubang Bila Dibiarkan (dapat dibaca terlebih dahulu

Dalamnya lubang gigi dan seberapa buruk keadaan gigi merupakan hal yang menjadi patokan bagi dokter gigi dalam melakukan tindakan perawatan bagi gigi yang berlubang. Bila saat ini gigi anda berlubang, dan hendak melakukan perawatan, ada baiknya sebelum anda pergi ke dokter gigi, ketahuilah ada beberapa jenis perawatan gigi berlubang yang akan dilkukan oleh dokter gigi terhadap gigi anda tergantung dengan kedalaman lubang gigi anda.

Tindakan pengobatan gigi berlubang secara umum biasanya dilakukan oleh dokter gigi yaitu sebagai berikut :


1. Langsung ditambal sekali kunjungan


Tindakan ini dilakukan oleh dokter gigi ketika lubang gigi anda baru mencapai permukaan dentin. Atau dalam artian telah mengikis habis permukaan email dan membuka lapisan dentin. Keluhan yang dialami biasanya berupa ngilu saat minum atau makanan dengan temperatur dingin atau panas. Maka langsung dapat dilakukan penambalan permanen.

2. Perawatan saluran akar dengan beberapa kali kunjungan


Bila lubang gigi telah mengikis lapisan email dan dentin sehingga membuat ruang pulpa (saluran akar) gigi terbuka dan terkontaminasi bakteri. Keluhan pasien biasanya nyeri pada malam hari dan pada saat kondisi tumbuh lemah, nyeri biasanya menjalar sampai ke kepala. Maka dari itu dibutuhkan tindakan perawatan saluran akar pada tahap pertama. Tahap selanjutnya akan dilakukan tindakan sterilisasi, dengan tujuan agar tidak ada bakteri yang terjebak di dalam ruang pulpa gigi yang bisa kembali menyebabkan masalah. Biasanya tahap sterilisasi ini akan dilakukan minimal 3 kali, sampai saluran akar gigi benar-benar steril, barulah dilakukan penambalan permanen. Kegagalan tahap sterilisasi biasanya disebabkan oleh lepasnya tambalan sementara yang menyebabkan bateri kembali dapat masuk ke dalam saluran akar gigi. Sehingga pada tahapan ini sangat dibutuhkan kerja sama pasien dalam menjaga tambalan sementara agar tetap utuh.

3. Cabut (eliminasi gigi)


Ini merupakan jalan terakhir yang dilakukan oleh dokter gigi apabila gigi benar-benar sudah tidak dapat dirawat dan diselamatkan.Terjadi pada gigi yang mengalami karies yang hanya menyisakan akar gigi saja atau banyak bagian yang telah keropos.

               Baca Juga :
                                  Penyebab Gigi Berlubang
                                  Gigi Berlubang Ternyata Bisa Menular


Sangat lebih baik anda mendapat tindakan yang pertama, karena lebih hemat waktu dan biaya. Dengan syarat lubang pada gigi anda masih dangkal atau kecil dan baru membuka lapisan dentin.

Lakukanlah perawatan pada gigi berlubang dengan baik agar gigi dapat kembali menjalankan fungsi kunyahnya. Semasih bisa dirawat lakukanlah perawatan, jangan asal mencabut gigi. Karena kehilangan gigi tidak memperbaiki fungsi kunyah dan dapat menimbulkan masalah berikutnya.


EmoticonEmoticon